Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi, Beri Bimtek Penulisan Sastra Jawa

Ngawi, harianlenteraindonesia.co.id

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, gelar Bimtek Penulisan Sastra Jawa diikuti oleh 60 Guru dari Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Ngawi. Dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Yogyakarta dan diselenggarakan di Notosuman. Rabu (13/12/23)

Kegiatan dibuka langsung sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi, M Fachrudin. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan berbagai cara salah satunya dengan memberikan bimbingan teknis terhadap pendidik guna memperdalam ilmu mengenai penulisan sastra Jawa.

“Bahasa Jawa agar diminati maka seyogyanya kita dapat mengubah cara mengajar bahasa jawa agar lebih menarik dan tidak monoton,” Terang Fachrudin.

Kabid Kebudayaan Nurwahyudi juga menambahkan, “Bahasa Jawa adalah bagian dari Budaya Jawa maka harus terus dilestarikan,” tandasnya

Secara istilah sastra Jawa adalah segala bentuk pemikiran yang dicurahkan dalam bentuk tulisan sebagai medianya dengan menggunakan bahasa Jawa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa suatu karya akan bernilai karya sastra jika sudah ditulis dan dibukukan. Hal ini disampaikan oleh narasumber D. Suwardi Endraswara.

“Untuk menulis cerita pendek perlu diperhatikan juga penggunaan Bahasa Jawa yang benar, dari tanda baca dan pemilihan tema juga alur cerita agar menarik untuk dibaca,” Tutup Suwardi. Kentiana

Pos terkait