Ada Pekerjaan Saluran 500 Meter,Jangan Di Pecah Saran Agus Sopan

  • Whatsapp

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah Kecamatan Sukmajaya Tahun 2023 di gelar bertempat di Aula Kecamatan.
“Memantapkan kehidupan Kota Depok yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera melalui peningkatan pelayanan dasar di Kecamatan Sukmajaya” berjalan lancar,Senin (13/02/23).

Agus Sopan, Sekretaris Dinas PUPR Kota Depok mengatakan, ada beberapa yang menjadi kendala saat pengusulan Musrenbang. Kendala usulan yang dimaksud adalah, adanya pemecahan lokasi pada titik kegiatan.Ia berharap,
kegiatan-kegiatan yang kaitannya yang diusulkan terhadap dinas PUPR jangan dipecah-pecah.
Kegiatannya misalkan, kalau ada saluran panjang 500 meter jangan usulannya dibuat menjadi 5 kegiatan.

“Maksudnya, sebetulnya yang harus dikerjakan oleh satu kegiatan tetapi oleh karena ketidaktahuan masyarakat misalnya ya, peningkatan jalan RT 1,peningkatan Jalan RW 2,peningkatan jalan di RT 3 dan RW 5,ternyata dicek jalannya satu kesatuan,”

Lanjut Agus Sopan, kegiatan yang ada di PUPR tidak sebanyak yang masyarakat tahu, asumsi masyarakat bahwa banyak sekali kegiatan di PUPR.Di jelaskannya,
PUPR tidak melaksanakan kegiatan hanya sendiri. Pihaknya dibantu oleh Disrumkin, dimana usulan-usulan yang di usulkan adanya di perumahan, bisa diusulkan melalui Dinas Perumahan dan pemukiman,jelasnya.

Masih di acara Forum Renja Perangkat Daerah, kepala bidang (Kabid) operasional dinas DAMKAR Wilman menyampaikan, krenceng (Muara saluran/Bak Kontrol) ada sumber airnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber air yang nantinya bisa disedot pakai peralatan Pemadam.Ia juga berharap adanya di setiap kelurahan pos-pos pemadam,lewat relawan yang telah di bina.

“Masyarakat agar jangan melupakan tentang kebakaran, pos-pos kebakaran yang ada di masing-masing Kelurahan orang-orangnya sudah ada mohon dibentuk.Sudah ada kita pembinaannya, supaya Kelurahan membentuk pos pemadam kebakaran, pos damkar. Jadi kalau ada kejadian kebakaran paling tidak,dari yang tentunya lebih dekat,”tuturnya.

Sementara itu,M.Fatikhin dari Bapeda memaparkan terkait Prinsip dan Pendekatan perencanaan.Adapun Prinsip nya yaitu,
-Merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.
-Dilakukan Pemerintah Daerah bersama para pemangku kepentingan, berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing.

-Meng-integrasikan Rencana Tata Ruang dengan rencana pembangunan daerah. -Dilaksanakan berdasarkan kondisi dan potensi yang dimiliki masing-masing daerah sesuai dinamika perkembangan daerah nasional dan global.
-Dirumuskan secara transparan, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, struktur berkeadilan dan berkelanjutan.

Kemudian, terkait pendekatan di jelaskannya,pendekatan penyusunan Dokrenda memperhatikan pertimbangan seluruh unsur pembangunan sebagai satu kesatuan potensi,tantangan, hambatan dan permasalahan yang saling berkaitan,jelasnya.

Pos terkait