Bogor, harianlenteraindonesia.co.id
Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Bogor, AKP Muhammad Ilham menyebut bahwa angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bogor cukup tinggi.Perlu digaungkan seluruh masyarakat untuk berslogan, “Tidak Untuk Narkoba. ” ungkap, AKP M. Ilham pada sambutan pelantikan DPC Granat Kabupaten Bogor, di Hotel Lor, In, Sentul, Senin (13/02/23).
Lanjut AKP.M.IlHAM dikatakannya, angka peningkatan penyalahgunaan narkoba menurun bila dibandingkan tahun 2021 terdapat 206 kasus. Pada tahun 2022 dibawah 200 kasus penyalahgunaan narkoba, pihaknya telah melakukan upaya pengungkapan sejumlah bandar, pengedar dan pemakai. Jika tidak digerakkan semua elemen masyarakat jangan berharap narkoba di Kabupaten Bogor bisa lenyap dari Bumi Tegar Beriman.
Menurutnya,, potensi Kabupaten Bogor sangat rawan sebagai daerah ekonomi yang menjanjikan, ditambah wilayah berbatasan Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten. Hal ini mendasari potensi strategis bagi bandar dan pengedar narkoba.

Sedangkan sebaran petugas di semua sektor wilayah di kecamatan-kecamatan cukup ketat bagi pengedar dan bandar narkoba, namun celah perbatasan sangat dimungkinkan untuk penyebaran narkoba sulit untuk dilakukan pemberantasan barang laknat tersebut.
Masih di tempat yang sama, ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Bogor, Ir Ivan Fadilla bertekad akan melanjutkan sosialisasi pengurus sebelumnya, mencegah penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Bogor.
“Sebagai langkah awal ke sekolah-sekolah, setelah dilantik kami akan melakukan pencegahan bahaya Narkoba kepada remaja, dan pemuda di Kabupaten Bogor, ”
Sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba, masih kata Ivan, langsung terjun ke sekolah-sekolah se Kabupaten Bogor. Sebagai salah satu langkah preventif sangat efektif pencegahan dini bahaya narkoba di lingkungan remaja dan pemuda di Kabupaten Bogor rentan terhadap barang haram itu,tegas Ivan Fadilla,saat pelantikan di Hotel Lor In, Sentul, Kabupaten Bogor.
Sementara itu, pada bagian lain, Ketua Harian DPD Granat Jawa Barat,Brigjen Pol (Purn) Drs H Anang Pratanto menegaskan,agar kepengurusan DPC Granat di Kabupaten Bogor, terus melakukan langkah pencegahan bersama masyarakat dengan tiga fokus utama pencegahan penyalahgunaan Narkoba yaitu, Mencegah, Kurangi Ketergantungan dan Rehabilitasi secara simultan.
Plt Bupati Bogor diwakili Kesbang Pol Kabupaten Bogor, Azis menilai bahaya narkoba merupakan tanggungjawab semua elemen. Karenanya, harus bersama-sama ikut mencegah dan memerangi bahaya Narkoba di Kabupaten Bogor.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PDIP Bayu Syahjohan, bagian perangi bahaya narkoba termasuk menyelamatkan anak bangsa. Sebagai lembaga masyarakat,Granat perlu didukung perannya yang positif dalam aksi mencegah penyalahgunaan narkoba sebab angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bogor cukup tinggi.
“Kami sebagai politisi mengajak kepada politisi lain ikut konsen dalam pencegahan bahaya narkoba. Salah satu langkah akan mendorong agar ditingkatkan bantuan hibah untuk lebih efektif dalam penecahan bahaya narkoba, ” tukas Bayu Syahjohan, usai berikan sambutan di Hotel Lor’In.






