BANYUWANGI, harianlenteraindonesia.co.id
Beberapa perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Banyuwangi yang terdiri dari tahanan pendamping (tamping), pekerja dan tenaga asimilasi mengikuti apel pagi yang digelar oleh jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Senin (13/2/23).
Apel tersebut digelar di depan Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi seusai pelaksanaan apel pagi petugas. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ka. KPLP dengan didampingi oleh Kasi Admin Kamtib, Kasi Giatja, Kasi Binadik dan Karupam pagi.
Apel pagi bagi WBP ini merupakan salah satu program inovasi di bidang keamanan yang digagas oleh Ka. KPLP Lapas Banyuwangi Andri Setiawan dengan tujuan untuk meningkatkan kedisiplinan WBP, terutama para WBP yang dipercaya menjadi tamping, pekerja ataupun tenaga asimilasi agar lebih patuh terhadap tata tertib yang ada di Lapas.

Apel pagi dimulai dengan pembacaan Catur Dharma Narapidana yang dipimpin oleh salah satu tamping pekerja dan diikuti secara bersamaan oleh seluruh WBP yang mengikuti apel pagi.
Dalam arahannya, Andri mengulas kembali aturan-aturan yang harus ditaati oleh setiap WBP. Ia menegaskan agar jangan sampai ada WBP yang terlibat dalam upaya memasukkan handphone dan narkoba kedalam Lapas, serta melakukan tindak pemukulan atau pemerasan terhadap sesama WBP.
“Kalian yang didepan saya ini adalah orang-orang yang terpilih diantara 900 lebih orang yang ada didalam, jaga amanat yang telah dipercayakan oleh petugas kepada kalian,” ujarnya.
Sebagai seorang tamping, pekerja ataupun tenaga asimilasi, lanjut Andri, mereka harus bisa memberi contoh dan teladan yang baik bagi WBP yang lain.
“Kepercayaan yang telah diberikan jangan sekali-kali disalahgunakan, apabila diantara kalian ada yang melakukan pelanggaran, maka sanksi yang diberikan akan lebih berat,” tegasnya.
Bagi tamping yang bekerja diluar Lapas, Andri menekankan agar mereka selalu hati-hati dan tidak mudah terpengaruh untuk menerima titipan barang.
“Jangan sekali-kali menerima titipan barang, jika ada yang ingin menitipkan langsung arahkan saja ke ruang layanan,” tutup Andri.






