Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Menjelang tutup tahun 2022 sejumlah pejabat eselon 2 dirotasi Bupati Malang HM.Sanusi di Pendopo Pemkab Malang jalan H.Agus Salim Kota Malang sabtu (31/12/2022) lalu.
Pejabat yang mengalami rotasi tersebut diantaranya Kepala BKAD Wahyu Kurniati yang harus bergeser ke posisi Asisten Administrasi Umum menggantikan Mursyidah yang pensiun.
Sementara, di prediksi banyak pihak Asisten Administrasi Pemerintahan Suwadji bertukar posisinya dengan Rahmad Hardijono menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Kepala Balitbangda M.Hidayat digeser ke Posisi sebagai Kepala Dinas Koperasi menggantikan Pantjaningsih Sri Rejeki yang didapuk Sanusi menjadi Kepala Dinsos Kabupaten Malang.

Kadinsos sebelumnya yang juga putra Ketua MK dan Keponakan Presiden Jokowi Abdul Harris kembali menempati posnya sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Malang.
Ironisnya, pejabat sebelumnya Atsalis Supriyanto di parkir Sanusi menjadi staf ahli Bupati Malang.
Nama – nama lainnya seperti Tridiyah Mestuti, Tomie Herawanto, Nurma Ramdansyah, Yoyok Wardoyo ,posisinya diperpanjang Sanusi masin-masing sebagai Inspektur Kabupaten Malang, Kepala Bapeda dan Kepala BKPSDM dan Kadisnaker.
Tidak hanya eselon 2, di eselon 3 Sanusi juga merotasi sejumlah camat, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Sekretaris Dinas dan Pejabat Fungsional. Total yang dirotasi tersebut mencapai 202 Pegawai Pemkab Malang.
Sanusi mengatakan jika rotasi dan mutasi jabatan di tubuh Pemerintahan ini adalah sesuatu yang wajar ditubuh sebuah organisasi pemerintah.
“Ini sesuatu yang lumrah terjadi (rotasi) untuk penyegaran pegawai supaya bisa meningkatkan kinerjanya,” Selasa (3/1/2023).
Sanusi menyebut, rotasi dan mutasi yang dilakukan ini sudah melalui pertimbangan matang, salah satunya adalah rekam jejak pegawai yang dikantongi Sanusi lewat Kepala BKPSDM Nurman Ramdansyah.
Ya rekam jejak mereka kan ada di Pak Nurman, Baperjakat, dan Tim Penilai Kinerja Pegawai. Nah setelah disodorkan ke Bupati maka kita yang memutuskan siapa nama-nama yang ditunjuk,”tukasnya. Tentunya keputusan yang ia ambil sebut Sanusi sudah melewati pertimbangan yang matang. Artinya lanjut Sanusi , tidak ada kata-kata like or dislike, semuanya sudah melalui pertimbangan dan kebutuhan organisasi.
“Jadi saya tegaskan jangan ada omongan yang menyebut Sanusi gak senang atau apa saja, semua ada penilaiannya termasuk rekam jejaknya,” tandas Sanusi.
Pasca dirotasi Sanusi meminta para pejabat tersebut untuk langsung kerja menjadi pelayan masyarakat lewat budaya kerja 5K dan meningkatkan kinerjanya sebagai ASN.
Setelah rotasi yang dilakukan, menambah deretan kursi pejabat Pemkab yang kosong. Diantaranya Kepala Balitbangda, Kepala PU Binamarga, PU Sumber Daya Air, Kepala BKAD, Direktur RSUD Kanjuruhan dan Kadispora.
Kendati demikian Sanusi menegaskan jika dalam kurun waktu dua bulan, semua posisi yang kosong tersebut akan segera diisi.
“Insyaallah bulan Februari sudah ada isinya. Tentunya kan harus lewat Seleksi Terbuka(Selter) dan nunggu rekom ijin dari KASN, tapi Insyaallah bulan Februari sudah terisi semua sehingga sudah gak ada jabatan yang kosong,”pungkas Sanusi.





