Blitar, harianlenteraindonesia.co.id
Kebakaran terjadi di Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar, Minggu (27/11/2022) malam. Ratusan lapak pedagang hangus. Dan para pemilik kios pasar Kesamben menangis histeris sambil menyelamatkan sisa – sisa barang dagangannya.
Menurut Rofik warga desa Sumberoto, saksi mata yang kebetulan melintas di lokasi pada awal kebakaran, api pertama kali muncul dari tengah pasar, di mana terdapat ratusan lapak yang berjualan baju / kain, sembako, plastik, dan masih banyak barang – barang yang mudah terbakar lainnya yang membuat api cepat membesar. Api pertama kali muncul sekitar pukul 19.45 WIB.
“Api cepat membesar, jadi hanya sebagian pedagang saja yang bisa menyelamatkan barangnya,” kata Rofik
Hingga pukul 22.50 WIB, api masih berkobar dan menghanguskan ratusan lapak pedagang. Petugas kebakaran masih berjibaku memadamkan api.

“Api langsung membesar dari posisi tengah pasar lalu langsung menyala ke seluruh pasar,” ujar Agung, petugas keamanan pasar.
Pedagang sempat melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya, tapi api terus membesar.
“Api begitu cepat membesar dan kami tidak sempat memadamkan api,” tambahnya.
Pemadaman melibatkan petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran Kota dan Kabupaten Blitar. Sementara tidak ada laporan korban jiwa dalam kebakaran ini. Pemkab Blitar mengerahkan puluhan mobil Pemadam dari Blitar dan sekitarnya termasuk Malang, Kediri dan Tulungagung.
Saat kejadian, untuk sementara arus lali lintas dari arah Malang menuju Blitar dilakukan pengalihan untuk mempermudah kendaraan pemadam kebakaran melakukan pemadaman.






