JEMBER, harianlenteraindonesia.co.id
Lapas Jember menggelar pemilihan anggota tim zona integritas setelah beberapa waktu yang lalu melakukan deklarasi pencanangan sebagai zona integritas yang bebas dari korupsi dan melayani secara bersih. Pemilihan anggota tim tersebut dilaksanakan melalui assessment psikologi yang dilaksanakan pada Kamis (3/2/2022) pagi di Aula Lapas. Dengan melibatkan 4 orang psikolog dari Bapas Jember, 80 pegawai peserta assessment tersebut dites dengan dibagi menjadi 4 sesi pelaksanaan.
“Kita menggunakan metode psikologis dalam tes ini. Peserta assessment harus menggambar manusia lengkap serta mengisi tes kraepelin yang telah disediakan,” ujar Firman, salah seorang Assessor yang juga merupakan Pembimbing Kemasyarakatan di Bapas Jember. “Nanti hasilnya akan kita olah, kita lihat ketahanan kerja, pola kerja, kemampuan pemecahan masalah, dan kepemimpinannya. Kita tentukan ke pokja mana mereka akan ditempatkan,” ujar PK Bapas berlatar pendidikan psikologi tersebut.

Tes Kraeplin merupakan tes psikologi yang umum digunakan dalam proses penyeleksian pegawai. Tes Kraeplin tersebut bisa menjadi acuan bagaimana seseorang bekerja. Hasil garis grafik yang tergambar juga dapat memperlihatkan tingkat kestabilan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan.
Selain itu, Hasan Basri Kalapas Jember juga menyebutkan bahwa keterlibatan Bapas dalam menentukan tim zona integritas sangat membantu Lapas Jember. “Sangat membantu, kami secara tersurat meminta Bapas Jember untuk membantu assessment hari ini.”. “Semoga hasilnya bisa membawa Lapas Jember menjadi Satker yang berintegritas,” harap Hasan diakhir keterangannya.






