Madiun, harianlenteraindonesia.co.id
Bertempat di Lapangan Batalyon Infanteri Para Raider 501/BY dilangsungkan serah terima jabatan antara Mayor inf. Arief Widyanto menjabat Komandan Yonif Para Raider 501/BY menggantikan Letkol Inf. Arfa Yudha Prasetya. Serah terima jabatan dipimpin langsung Danbrigif Para Raider 18/Trisula Kostrad, Kolonel Inf. I Gusti Bagus Putu Wijangsa, di lapangan Mayonif 501/BY Madiun, Selasa (18/1/2022).
Mayor Inf. Arief Widyanto merupakan lulusan Akmil tahun 2004 ,selain itu Komandan baru 501/BY ini juga merupakan lulusan Seskoad tahun 2018.
Letkol Inf. Arfa Yudha Prasetya selanjutnya akan bertugas diwilayah Maluku sebagai
Komandan Kodim 1503/Tual, Maluku. Sedangkan Mayor Inf. Arief Widyanto sebelumnya menjabat staf operasi di Mako Kostrad, Jakarta.

Danbrigif Para Raider 18/Trisula Kostrad, Kolonel Inf. I Gusti Bagus Putu Wijangsa berpesan kepada Danyon Para Raider 501/BY Mayor Inf. Arief Widyanto agar dapat bersinergi dengan semua stakeholder di lingkungan markas. Selain itu juga mengedepankan sikap humanis ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk Danyon yang baru, diharapkan bisa melanjutkan hal-hal positif yang dilakukan Danyon lama. Sedangkan bagi Danyon lama, ia berpesan agar meningkatkan prestasi dan mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Pasti ada tugas-tugas yang diberikan oleh negara, tapi pesan saya tetap jalin hubungan yang baik dengan seluruh stakeholder dan jalin harmonisasi dengan masyarakat. Itu yang penting. Jangan sampai mereka jadi problem, tapi jadikan source,” jelasnya.
Letkol Inf. Arfa mengatakan, selama bertugas di Yonif Para Raider 501/BY Madiun sekitar 17 bulan, banyak kesan yang ia dapatkan. Bahkan kelancaran tugas yang diemban prajurit selama bertugas sebagai satuan tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) penyangga mobile RI-PNG beberapa waktu lalu, tidak lepas dari dukungan dan do’a masyarakat. Karenanya ia berpesan kepada pejabat yang baru, untuk mempertahankan pencapaian yang sudah ada dan menciptakan inovasi yang lebih baik untuk satuan demi menjaga NKRI.
“Tanpa dukungan dan do’a dari masyarakat Madiun ini tentunya prajurit kami tidak bisa maksimal dalam melaksanakan tugas. Kemudian saya bangga menjadi bagian dari pasukan Yonif Para Raider 501/BY yang memang pasukannya solid, loyal, berdedikasi tinggi dan tidak pernah kenal menyerahkan serta putus asa,” ungkapnya.
Danyon yang baru, Mayor. Inf. Arief Widyanto menyatakan akan terus meningkatkan prestasi yang ada. Apalagi, prajurit Yonif Para Raider 501/BY merupakan satuan yang cukup banyak ditugaskan di daerah operasi untuk menjaga kedaulatan NKRI. Mantan staf operasi Mako Kostrad ini menjelaskan, hal pertama yang akan dilaksanakan adalah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi vertikal lainnya di Madiun.
“Saya juga akan menekankan kepada prajurit untuk tetap meningkatkan disiplin, loyalitas dan mentalitas selaku prajurit TNI. Kita ketahui prajurit 501 baru saja kembali dari daerah operasi, sehingga mereka butuh waktu untuk refresh beradaptasi dengan lingkungan. Tapi kami sebagai Batalyon lintas udara selaku pasukan pemukul reaksi cepat milik konstrad siap bertugas kapanpun dan di manapun negara membutuhkan,” ujarnya.
Dalam giat ini juga ditampilkan atraksi bela diri militer yaitu silat nusantara yang merupakan gabungan jurus dari 17 perguruan pencak silat dari Madiun yang terkenal sebagai kota pendekar. Video kegiatan ini bisa di klik http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.






