Sambutan Walikota Depok Pada Paripurna Pembukaan masa Sidang Pertama 2022

  • Whatsapp

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, dalam rangka Pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2022 di Ruang Sidang Paripurna DPRD, jalan Boulevar Sektor Anggrek Grand Depok City,Kota Depok.

Pada sidang Paripurna yang di lakukan secara tatap muka dan virtual ini, Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Depok Yusuf Syahputra. Tampak juga hadir Walikota Depok Mohammad Idris serta Anggota Dewan yang hadir secara langsung maupun virtual,Senin (03/01/2021).

Walikota Depok Mohammad Idris dalam sambutanya pada Pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2022 ini berharap adanya kebersamaan dalam berpartisipasi aktif untuk pembangunan Kota Depok. Bahu-membahu, mewujudkan Kota Depok yang adil berbudaya dan sejahtera, ungkapnya.

“Harapan Kita selanjutnya dalam menghadapi covid-19 tahun ini, dapat kita hadapi secara bersama bahu-membahu dengan optimisme untuk hari-hari yang lebih baik lagi ke depan.”

Kemudian, terkait pemenuhan apa yang di sampaikan oleh Komisi C dan Komisi D, Mohammad Idris secara langsung mengakui adanya peningkatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sedangkan mengenai adanya pembangunan Madrasah di katakan bahwa, janji kampanye membangun sekolah/madrasah. Jadi bukan Madrasah di setiap Kecamatan,tuturnya.

“Memang betul catatan DTKS di Kementerian, Kota Depok 1,2 juta karena pertama,ada instruksi dari kementrian yang bunyinya nya semua yang mendapatkan Bansos pada masa Covid agar dimasukkan di dalam data di DTKS. jadi orang-orang yang terimbas masuk dalam data DTKS.”

Kemudian lanjut M.Idris, dihimbau agar semuanya menjaga dan menghindari berpergian serta mematuhi prokes PPKM terbatas. Pemenuhan vaksin untuk para anak didik, saat ini baru mencapai 62%. Ke depan harapannya bisa mencapai 100% dari target yang diharapkan, ujarnya.

Masih M.Idris, dikatakan pada tahun 2023 rencananya untuk membangun satu percontohan Madrasah di kota Depok dan ini menjadi aset yang di miliki Kota Depok. Kemudian, nanti akan di serahkan ke Kementerian Agama,sesuai dengan MoU yang dilakukan dengan Kementerian Agama.

“Drafnya sudah kami buat, karena itu pengelolaannya akan diserahkan seluruhnya kepada Kementerian Agama.Baik aset fisik, maupun SDM dan software dari sekolah madrasah tersebut.”

Ditambahkannya, “mari kita isi setiap hari kita dengan pikiran yang positif,tidak peduli seberapa berat beban hidup yang kita hadapi saat ini.Hari esok kita ada kesempatan baru untuk kita melakukan, karya-karya bagi bangsa dan negara yang kita cintai,”tandasnya.

Pos terkait