Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Suprawoto adalah sosok Bupati Magetan saat ini yang terkadang membuat kita terkaget kaget dengan sepak terjang dan gagasannya .Dengan beragam program yang menurut banyak kalangan dianggap program yang ambisius dan dengan prespektif jauh ke depan.
Ambil contoh ditariknya program bantuan keuangan negara yang berasal dari APBN dalam pembangunan pusat Graha Literasi yang dari beberapa kalangan dianggap tidak /belum di butuhkan oleh warga Magetan,Tetapi dengan semangat bahwa pusat literasi ini ke depan akan menjadi salah satu ikon Magetan akhirnya gedung dengan gaya Mataraman ini berhasil dilaunching pada hari Jumat (17/12/2021) oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando.
Lain halnya dengan kebijakan penghijauan yang di galakkan di sumber Dawuhan Trosono. Bupati Magetan ini tetap komitmen terus memantau perkembangan pohon beringin yang ditanam di sumber Dawuhan tersebut. Meskipun jalan menuju ke Sumber tersebut tidaklah mudah bagi pemimpin seusia Bupati ini. Disela sela waktunya disempatkan untuk melihat ,memupuk dan merawat pohon yang ditanamnya tersebut.

Hal sederhana dan patut menjadi tauladan seorang pemimpin juga warga Magetan terjadi pagi ini Minggu (19/12/2021). Seusai acara festival Suryo di desa Sumberdodol Bupati kembali ke rumah dinas selatan di Alun alun Kabupaten Magetan . Dengan baju batik khas Magetan warna hijau dengan cekatan Kang Woto memunguti sampah yang ada disekitaran alun alun. Tanpa canggung Bupati Magetan ini berkeliling sambil memungut sampah yang di buang sembarang oleh pengunjung alun alun. Tampak di foto Bupati Magetan memungut sampah plastik didepan 2 orang pengunjung alun alun Magetan.
Harapan warga Magetan semoga contoh sikap orang no 1 di Magetan ini bisa dicontoh para pemangku kebijakan di seluruh OPD di Magetan ini agar adanya satu kata dan perbuatan.






