Miris, Kuwu Desa Totoran Diduga Jual Bantuan Itik Program P2WKSS

INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id

Kuwu Desa Totoran Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Jawa barat, Tomo digegerkan dengan adanya dugaan telah menjual bantuan bibit itik (bebek) dari program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

R yang merupakan salah seorang penadah itik bebek tersebut, dalam rekaman pada Sabtu (4/12/2021) mengakui telah membeli itik bebek dari Kuwu Tomo melalui Lurah Desa Totoran sebanyak 405 ekor dengan harga per ekornya Rp.50.000. “Saya beli 405 bebek ini dari Kuwu, transaksinya melalui Lurah dan dibayar langsung oleh Kuwu,harganya Rp.50 ribu/ekor.”Jelasnya.

Sementara itu, Mokhamad Muslikh selaku Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pasekan saat dikonfirmasi oleh awak media pada Senin (6/12/2021) di ruangan kantornya, Ia membenarkan dengan adanya bantuan itik bebek dari program terpadu P2WKSS untuk Desa Totoran dengan jumlah keseluruhan 500 ekor itik bebek beserta pakannya untuk kebutuhan selama satu bulan. “Desa Totoran memang benar telah mendapatkan bantuan itik bebek sebanyak 500 ekor dari program P2WKSS, kalau jumlah pakan saya tidak tahu.”Tutur Muslikh.

Dikatakan muslikh, bahwa dirinya hanya sebatas pengawalan, pendampingan dan pembinaan saja pada bantuan tersebut.”BPP hanya sebatas pengawalan,pendampingan dan pembinaan saja, selebihnya tanyakan saja pada Dinas Peternakan.”Imbuhnya

P2WKSS tersebut merupakan salah satu program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan yang berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Pengembangan tersebut ditujukan demi terwujudnya keluarga sehat, sejahtera dan bahagia dengan wanita sebagai penggeraknya.

Kuwu Desa Totoran, T saat dikonfirmasi oleh awak media pada senin (6/12/2021) dikediamannya dengan didampingi istrinya, terkait bantuan itik bebek yang diduga telah dijual olehnya, Ia enggan berkomentar banyak. “Masalah bebek kami sudah lapor ke Dinas, intinya sudah beres.”Singkatnya.

Pos terkait