MALANG, harianlenteraindonesia.co.id
Aksesnya jalan di Bokor Baran, Desa Pagedangan, Turen, Kabupaten Malang yang rusak dikeluhkan warga. Padahal akses jalan ini merupakan jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Malang, yakni dari Kecamatan Turen dan Wajak.
Apalagi jalanan tersebut merupakan jalanan ramai dilalui truk yang membuat jalanan banyak berlubang dan rusak.
Salah satu warga Bokor Baran, Gowang menyatakan, kerusakan jalan di wilayahnya diduga karena terlalu banyaknya kendaraan truk – truk besar yang melintas. Apalagi diperparah dengan turunnya hujan deras beberapa bulan terakhir ini.
“Kendaraan yang melintas di jalan ini hilir mudik tak pernah sepi mas, itulah yang mengakibatkan jalan di sini cepat rusak, ditambah hujan yang mengguyur wilayah ini yang menggenangi jalan yang berlubang,” 0kata Gowang ditrmhi di tepi jalan Bokor, Selasa pagi (16/3/2021).

Warga sekitar hampir setiap saat menutup jalan yang berlubang dengan menimbun tanah bata merah, untuk menghindari jatuhnya korban, “Kami sangat prihatin dengan kondisi jalan di sini mas, setiap saat warga sekitar bergantian menutup lubang dengan tanah merah atau tanah biasa biar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan,” terang Gowang.
Kerusakan jalan ini sudah di ketahui sejak tahun kemarin, namun hingga saat ini belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Malang.
“Sejak tahun 2020 sudah rusak, memang pertama kali rusak biasa namun setiap hari di lalui kendaraan berat yang hilir mudik, akibatnya seperti ini rusak parah dari Pemda Malang sendiri belum ada perbaikan,” tandasnya.
Warga berharap pada pihak berwenang untuk segera memperbaiki jalan tersebut karena merupakan akses vital antara Kecamatan Turen menuju Kecamatan Wajak, “Kami minta pada Pemkab Malang maupun pihak Desa Pagedangan untuk segera memperbaiki agar tidak timbul kecelakaan di tempat ini,” tutup Gowang.
Dari pengamatan media Lentera Indonesia, jalan dengan lebar kurang lebih 7 meter ini dengan panjang jalan yang rusak 20 meter, sudah rusak parah dan berlubang. Hingga berita ini ditulis, dinas terkait dalam hal ini Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang belum memberikan konfirmasi mengenai kerusakan jalan tersebut.(M.yus)





