Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Batik Magetan yang memiliki beragam corak dan motifnya jika di kelola dengan serius dan berkesinambungan akan menjadikan Magetan memiliki nilai lebih dibandingkan kabupaten sekitar. Apalagi sekarang banyak desa di Magetan yang memiliki motif batik dengan keunikan masing masing. Oleh karena itu wartawan Media Lentera Indonesia menelusuri sejauh mana pendampingan maupun fasilitasi desa yang sudah memiliki produksi batik maupun yang baru merintis produksi batik dari (Disperindag ) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan (Selasa, 26/1/2021).

Sucipto Kepala Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Magetan disela sela kesibukannya saat di temui media Harianlenteraindonesia.co.id mengatakan ” Desa yang sudah dilatih membatik akan didampingi oleh Dinas Disperindag dalam segi pemasarannya. Selain itu bagi desa yang baru akan merintis kegiatan membatik dinas akan mendampingi desa desa tersebut berupa pelatihan pelatihan “paparnya.

Saat ditanya terkait desa yang sudah di launching menjadi Kampung Batik Dinas juga akan memfasilitasi penjualannya baik secara langsung maupun lewat promosi, kita ambil contoh desa Sidomukti (Pring Sedapur) dan Pragak (Parang Selo) karena sudah berproduksi juga akan didukung melalui Pameran maupun kegiatan promosi yang bersifat lokal maupun Nasional.

Lebih lanjut Sucipto menambahkan “Bagi desa yang ingin mendapatkan pelatihan dari Disperindag desa harus mengajukan proposal pelatihan terlebih dahulu yang ditujukan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan.” Paparnya. (Jurnalis Beni Setyawan)






