Aliansi Masyarakat Malang Gelar Aksi Damai, Desak Pengusutan Pemukulan Anggota DPRD Kabupaten Malang

 

 

Kabupaten Malang,harianlenteraindonesia.co.id Kelompok masyarakat dan ormasKabupaten Malang,yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Malang,menggelar aksi damai untuk menolak tidakan penganiayaan yang terjadi pada salah satu anggota DPRD Kabupaten Malang,Zulham Mubarok,pada saat masyarakat Sumber Pucung,melakukan unjuk rasa terkait akses Bendungan Lahor (11/9/26).

Kronologis peristiwa terjadi,saat massa aksi menggelar demo di DPRD Kabupaten Malang,pimpinan aksi masyarakat Sumber Pucung yang bernama Hadi Wiyono atau biasa di panggil Dur,memukul anggota DPRD Kab Malang,Zulham Mubarok yang saat itu berusaha melerai perdebatan pimpinan aksi dengan rekan sejawatnya,hingga korban harus dilarikan ke RSUD dan mendapatkan perawatan medis.

Aksi damai Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang dilakukan didepan gedung DPRD kabupaten Malang dan kemudian massa bergerak ke kawasan tempat tinggal,Hadi Wiyono di wilayah Sumber Pucung,ditempat tersebut salah satu pimpinan aksi,Baweh meminta untuk Dur keluar dari rumahnya tetapi tidak ada respon,hingga kemudian mereka berusaha untuk merangsek masuk kerumah tersebut ,namun telah dihalangi oleh puluhan polisi yang telah memblokade jalan dikawasan tersebut.

Dalam orasinya,Baweh mengatakan
“kami sebetulnya sudah diam karena demonstarasi sudah diatur di konstitusi kita,tapi kalau terlalu memaksakan kehendak dan kepentingan bisnisnya,maka jangan sekali-sekali membawa nama atas nama rakyat dan demokrasi di Indonesia.

Ini bumi Arema mari kita jaga dan rawat bersama kedamaian,ketentraman juga kenyamanan tetap harus kita jaga keharmonisan tersebut. Kami tidak datang dengan cara anarkis hanya meminta kepada pemerintahan kabupaten Malanguntuk menertibkan semuanya ini,karena kami tidak ingin kententraman dan keyamanan di kabupaten Malang ini,dirusak oleh satu oknum yang bernama Dur” Ungkapnya

sementara itu,Korlap aksi Aliansi,Axel Karisma,meminta kepada Polres Malang untuk mengusut tuntas kasus pemukulan anggota DPRD Kabupaten Malang itu,karena menurutnya tindakan tersebut sudah diluar batas dan bukan lagi hanya sekedar masalah kebebasan penyampaian pendapat di muka umum,tetapi lebih pada tindak pidana yang melawan hukum.

Disisi lain,Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza,yang menemui para demonstran mengatakan pihak DPRD Kabupaten telah melakukan pelaporan dan akan terus akan mengawal kasus ini.(M.yus)

Pos terkait