Kesiapsiagaan Nakes Berikan Pelayanan Optimal Bagi Peserta TdBI di Seluruh Wilayah Banyuwangi 

Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Festival Tour de Ijen Banyuwangi (TdBI) 2025 resmi dimulai kemarin, Senin (28/7) dengan kesiapsiagaan penuh dari tenaga kesehatan (nakes) di seluruh wilayah. Sebanyak 45 puskesmas dan 13 rumah sakit dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi seluruh peserta (riders) selama pelaksanaan event internasional ini.

Kesiapan ini mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana medis, logistik kesehatan, hingga pelatihan intensif dan simulasi penanganan darurat yang telah dilakukan sebelumnya.

Pada stage pertama, para tenaga medis telah disiagakan di sepanjang rute perlombaan dari titik start hingga garis finis untuk memastikan penanganan cepat dan tepat terhadap kondisi darurat maupun keluhan kesehatan yang mungkin dialami oleh peserta.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Amir Hidayat melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes), Faiz Fadholi mengatakan, kami juga menambahkan Mini Hospital di tiga etape.

“Mini Hospital tersebut berada di finis Pemda dan Etape terakhir yakni di Paltuding Kawa Ijen. Kami juga menyiapkan mini hospital yang kita tugaskan dibagi 13 rumah sakit yang ada di Kabupaten Banyuwangi,” kata Kabid Yankes Faiz lewat pesan singkat kepada Jurnalis Media Lentera Indonesia, Selasa (29/7).

“Harapannya, dengan kesiapan dari tim medis dalam rangka TdBI 2025 ini peserta dapat diberikan pelayanan dengan cepat, tepat, terukur dan segera mendapatkan pelayanan yang baik,” pungkas Faiz.

Penulis: Aji

Pos terkait