Pemkab Banyuwangi Gelar Vaksin Polio Serentak

Banyuwangi,harianlenteraindonesia.co.id  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kemarin, Senin (15/1) mulai menggelar vaksinasi polio secara masif dan serentak. Vaksinasi ini dilaksanakan sebagai respon atas Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus lumpuh layuh akut atau Acute Flaccid Paralysis (AFF) yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Sub Pekan Imunisasi (PIN Polio) bakal menyasar 174.237 anak pada usia 0 – 7 tahun.

“Banyuwangi sekarang masih zero (nol) kasus polio, namun kita tetap waspada,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (15/1) di Kelurahan Mojopanggung.

Bupati Ipuk mengatakan, vaksinasi ini amanah dari Menteri Kesehatan RI untuk kembali menggencarkan vaksinasi polio di daerah kasus dan daerah dengan resiko penularan tinggi penyakit lumpuh layu tersebut.

Imunisasi polio sangat penting agar anak-anak tidak mengalami lumpuh layu. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan bersifat menular. Virus akan menyerang sistem saraf sehingga menyebabkan kesulitan bernapas, kelumpuhan otot, hingga kematian.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat menyampaikan, imunisasi dilakukan dalam dua putaran. Putaran I dilakukan pada 15 – 20 Januari, dan Putaran II dilakukan 19 – 24 Februari. Masing-masing sasaran akan divaksin polio tetes sebanyak dua kali.

“Di Banyuwangi, tempat pelaksanaan PIN dilakukan di semua SD, TK, Paud, Posyandu, Puskesmas, RSUD, serta fasilitas layanan kesehatan lainnya. Tim vaksinator juga akan melakukan penyisiran sasaran terhadap anak-anak yang belum mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Amir meyakinkan, vaksin polio (nOPV2) yang bakal diberikan tersebut aman dan tidak menimbulkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang serius.

“Vaksin polio ini aman. KIPI-nya ringan, berlangsung singkat, sembuh dengan atau tanpa pengobatan,” pungkasnya.

Penulis: Aji

Pos terkait