Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Satgas pangan Polres Malang melakukan pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi di gudang milik PT. Pupuk Indonesia di kecamatan Pakisaji dan Bululawang. hasilnya, pupuk berlimpah dan masih cukup untuk 3 bulan ke depan.
Tim satgas pangan Polres Palang melakukan pengecekan pupuk bersubsidi untuk antisipasi awal kelangkaan pupuk yang sewaktu waktu bisa terjadI.
tim yang dipimpin IPTU Choirul Mustofa Kanit 3 Satreskrim langsung mengarah ke gudang pupuk yang berada di desa genengan, kecamatan pakisaji dan ketersediaan pupuk subsidi jenis urea dan ponska sangat melemah dan aman untuk bulan januari ini.
gudang milik PT pupuk indonesia ini/ Juga melayani distributor resmi yang berada di malang raya, selain menyediakan pupuk non subsidi juga.
tidak hanya itu, satgas pangan polres juga didampingi pihak pupuk indonesia menghampiri distributor yang menyedikan pupuk subsidi untuk pengecer di wilayah kepanjen dan ampelgading.

selain itu, gudang pupuk yang berada di desa bakalan bululawang, juga tampak melimpah pupuk subsidi bagi petani malang raya, yang dijamin keamanannya 3 bulan ke depan. Dimana Stok di gudang Pakisaji kurang lebih 5.222 Ton, sedangkan di gudang Bululawang sebanyak 5.000 Ton.
menurut Iptu Choirul Mustofa selaku Satgas Pangan polres Malang mengatakan, satgas pangan polres malang bersama Disperindag dan Dinas Pertanian melakukan pengecekan ketersediaan pupuk untuk petani wilayah malang raya, dan stok melimpah hingga 3 bulan ke depan. dan dihimbau melaporkan jika adanya penyelewengan penjualan pupuk bersubsidi untuk ditindak sesuai hukum.
untuk harga pupuk subsidi sendiri, untuk Urea perkilogramnya 2.250, sedangkan pupuk NPK Ponska perkilogram 2.300 dan masyarakat bisa mendapatkan pupuk dipengecer pengecer resmi dengan harga standar, ujar choirul mengakhiri.(M.yus)






