Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Mulai 12 Januari sampai dengan 3 Februari 2024 di seluruh Puskesmas Banyuwangi akan ada Skrining Kesehatan Paru dan Gratis.
Apa saja syaratnya?
Kontak serumah dan kontak erat pasien tuberkulosis.
Bagaimana alurnya?
• Jika anda dan keluarga merupakan kontak serumah atau kontak erat pasien tuberkulosis (semua jenis tuberkulosis), anda akan dihubungi oleh kader untuk mengikuti serangkaian proses skrining kesehatan paru di Puskesmas dan tanggal yang telah ditentukan.

• Pada saat tanggal yang telah ditentukan, anda dan keluarga dapat mendatangi Puskesmas yang telah ditentukan dengan membawa KTP/KK asli dan fotokopi KTP/KK.
• Rangkaian skrining kesehatan paru berupa skrining gejala TBC dan dilanjutkan dengan foto Rontgen toraks (dada) atau pemeriksaan dahak, tergantung dari hasil skrining gejala.
• Pembacaan dan tindak lanjut hasil foto Rontgen toraks akan langsung diinformasikan oleh dokter spesialis radiologi dan petugas Puskesmas. Tindak lanjut akhir dari skrining kesehatan paru adalah pemberian TPT atau pemberian obat TBC atau observasi.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat melalui Sub Koordinasi Yunus mengatakan, adapun tujuan dari skrining ini apabila ada yang dinyatakan tidak sakit akan dilakukan pemberian obat pencegahan agar tidak terjadi sakit.
“Mari masyarakat yang kontrak serumah dan kontak erat penderita TBC bisa melakukan skrining kesehatan paru melalui pemeriksaan gejala dan pemeriksaan ex ray (foto toraks) gratis pada Puskesmas di wilayahnya masing-masing dengan jadwal yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Penulis: Aji






