Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Magetan dalam 3 tahun terakhir ini semakin menjamur tumbuh dimana- mana. Terutama di kawasan Magetan barat, kawasan obyek wisata tersebut dalam pengembangannya sampai wilayah desa ( desa wisata ). Namun demikian pengembangan wisata tersebut belum di barengi dengan dukungan sarana dan prasarana sebagai penunjang yang sangat penting, seperti belum adanya keterlibatan masyarakat untuk berperan serta ikut berpartisifasi aktif dalam menjaga pasilitas kawasan obyek wisata yang ada di dekatnya, seperti hal kebersihan, keamanan, merawat fasilitas obyek atau Turut HANDARBENI agar kawasan obyek wisata yang ada didekatnya LAYAK DI KUNJUNGI, di senangi para pendatang / tamu wisata dari lokal, regional, nasional maupun manca negara, sehingga dari tahun ke tahun jumlah pengunjung semakin banyak dan merasa terpuaskan.
Dalam hal ini masyarakat yang ada didekat kawasan obyek wisata belum ikut berpartisifasi, tidak bisa disalahkan begitu saja karena kurangnya sosialisasi dari pihak – pihak terkait. Tanggung jawab perawatan / pembenahan, serta perhatian kawasan obyek wisata adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga. Namun demikian kendala – kendala / permasalahan di kawasan obyek wisata pasti ada, biasanya masalah kebersihan, penataan lingkungan kawasan obyek wisata kemacetan jalan dan sebagainya.

Ketua JARRI MPM / Jaringan Relawan Independen ” Masyarakat Peduli Magetan ” Sunarto mengatakan ” Memang benar kendala / permasalahan atau kekurangan yang ada di setiap kawasan obyek wisata, sebenarnya ya hanya itu – itu saja, namun jika tidak segera ditindak lanjuti / disikapi dengan seksama , cepat , baik dan bijak, maka kawasan obyek wisata tersebut bisa MATI SURI atau ditinggalkan oleh pengunjung , jika itu sampai terjadi akan sangat disayangkan, mengapa demikian Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan berkurang serta perekonomian pelaku usaha yang ada, dan warga sekitar pendapatanya akan turun dratis ” paparnya
Sebagai contoh kawasan obyek wisata di Plaosan seperti Pasar wisata, pasar sayur Agribis, Taman Refugia dan Gedung Literasi, ketepatan lokasinya dekat rumah kami, bahkan satu Rt letak lokasinya, bila dicermati kawasan obyek wisata ini sebenarnya bagus dan berpeluang menjadi andalan Wisata di Magetan selain Telaga Sarangan yang menjadi ikon utamanya,
Namun jika tidak dibarengi dengan tindak lanjut memperbaiki kekurang – kekurangan yang ada seperti fasilitas dan kapasitas sarana dan prasana pendukungnya, akan terjadi kepudaran nantinya / hilang daya tariknya ” tambahnya
“Adapun kekurangan – kekurangan tersebut menurut kami, belum diajaknya warga sekitar, pelaku usaha yang ada di dalam atau disekitar obyek tersebut, untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, membangun citra kawasan obyek wisata yang ramah dan aman ” imbuhnya.
Sedangkan perhatian dan kebijakan dari pemerintah sangat dibutuhkan. Karena tanggung jawab daerah wisata bukan hanya tanggung jawab dinas pariwisata dan kebudayaan saja, instansi / dinas lain juga turut andil bertanggungjawab mengenai permasalahan seperti sampah, penataan pedagang yang berjualan sembarangan, masalah lokasi parkir, pembenahan bangunan ( seperti pagar taman refugia yang ada dipinggir jalan, kurang sedap dipandang mata ).
“Mengatasi problem kemacetan jalan di wilayah depan pasar sayur agribis, depan pasar wisata, depan polsek plaosan, sejak 15 tahun yang lalu terutama pada hari libur selalu ada kemacetan di lokasi tersebut hingga 1 km sampai 2 km, setelah adanya jalan tembus kemacetan bisa terjadi tiap hari ” curhatnya
“Jika masalah – masalah tersebut tidak segera dipikirkan oleh pihak – pihak yang kompeten, Maka kawasan obyek wisata ini akan ditinggalkan pecinta wisata karena dampak ketidak nyamanan ” pintanya
“Bila masalah – masalah tersebut bisa teratasi dan terealisasi, kami yakin PAD bisa meningkat tajam, pengunjung banyak yang datang karena nyaman dan terpuaskan dan wargapun akan mempunyai kebanggaan tersendiri dengan daerahnya ” harapanya.
“Semoga jalan keluar semua permasalahan di kawasan – kawasan obyek wisata di Magetan, bisa terselesaikan & terealisasi serta menemukan solusi – solusi yang terbaik, agar tujuan dan cita – cita Pemerintah beserta warga Magetan, Magetan Maju & warganya Sejahtera cepat tercapai ” pungkasnya.






