Bupati Kabupaten Malang Buat Aturan Untuk Pemudik dan Pendatang diKabupaten Malang

MALANG, harianlenteraindonesia.co.id

Sanusi Peraturan Bupati (Perbup) Malang dan Surat Edaran (SE) tentang larangan mudik 2021 belum dikeluarkan secara resmi oleh Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

Orang nomor 1 di Pemerintah Kabupaten Malang itu mengaku masih akan membahasnya esok hari.

“Mengacu edaran menteri itu akan ada pembatasan dan kita bikin pos penyekatan. Besok kami bahas rapat Forkopimda (forum komuniskasi pimpinan daerah),” kata Bupati Malang, Muhammad Sanusi ketika dikonfirmasi pada Rabu (21/4/2021).

Sanusi berencana membuat aturan-aturan bagi warga luar kota yang akan masuk wilayah Kabupaten Malang.

“Pembatasan itu semua kendaraan dihentikan penumpangnya disuruh turun semua. Lalu bagi yang tak punya SIK (surat izin kerja) kami siapkan tes rapid antigen. Kalau positif dikembalikan,” jelas Sanusi.

Eks politisi PKB ini mengungkapkan pos-pos penyekatan rencananya akan didirikan di 6 titik wilayah Kabupaten Malang.

“Rencananya di Pos penyekatan bakpao telo (Lawang), exit tol Lawang, Singosari, Pakis, perbatasan Ampelgading serta Sumberpucung,” jelasnya.

Ketika disinggung regulasi mudik lokal, Sanusi kembali menyatakan akan membahasnya pada esok hari. Sementara itu, Pemkab Malang tetap membuka kunjungan pariwisata saat libur lebaran mendatang.

“Tetap buka tapi 50 persen dan wajib protokol kesehatan,” ungkap Sanusi. Di sisi lain, jelang Hari Raya Idul Fitri pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi ASN Pemkab Malang masih dalam pembahasan.

“Soal THR ASN besok kami bahas. Sama pembahasan pembangunan bantuan rumah terdampak rusak. Semua besok kami bahas selesaikan,” tutupnya. (M.yus)

Pos terkait