Kab. Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Akses utama menuju Wisata Pantai Selatan rusak dan sulit dilalui kendaraan roda 4 terkait pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS )membuat wisatawan enggan berlibur diwisata pantai selatan yang nota bene merupakan ikon wisata kabupaten Malang menjadi sepi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara sudah berupaya berkoordinasi terkait penanganan kerusakan jalan menuju kawasan wisata Malang Selatan. Koordinasi sudah dilakukan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga. Harapannya pembangunan jalan yang tak kunjung selesai, bisa segera dituntaskan.
“Disparbud sendiri sudah berkoordinasi dengan Pak Romdhoni (kepala dinas pekerjaan umum dan bina marga, Red) agar beliau segera berkoordinasi dengan provinsi,” ungka Made panggilan akrab Made Arya Wedhantara .
Khususnya daerah Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang rusak tersebut segera dapat dibenahi. Namun, ia juga mendapat informasi jika jalan tersebut merupakan ranah dari provinsi. “Kalau itu aset kita ya pasti langsung kita benahi, tapi itu kan asetnya provinsi,” tegasnya.
Made juga menambahkan jika saat ini pihak Disparbud selalu berupaya memperbaiki kekurangan di berbagai sisi, utamanya yang menyangkut sektor pariwisata. Ia menegaskan jika ada laporan dari masyarakat terkait infrastruktur dan pendukung sektor pariwisata, Disparbud berusaha langsung memberikan aksi dan tindakan.
Lebih lanjut, Made sendiri belum bisa mengonfirmasi waktu perbaikan pada kawasan tersebut dapat rampung. Namun dia berupaya agar sebelum Lebaran kondisi jalan sudah selesai dibenahi sehingga setelah Idul Fitri jalan menuju kawasan destinasi wisata Malang Selatan tersebut sudah bisa dilalui dengan mudah.
“Belum ada target dari Pemprov, harapan saya sebelumnya hari raya, jadi pas puasa dikerjakan dan pasca hari raya itu sudah bisa dilewati,” harapnya.(M.yus)






