KOTA MALANG, harianlenteraindonesia.co.id
Memasuki masa kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Malang Raya; Walikota Malang, Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota, Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Ferdian Primadona beserta jajarannya melakukan sidak ke beberapa perkantoran. Kali ini, Senin (1/2) kunjungan mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan, Bank Indonesia Perwakilan Malang, Kantor POS Malang, FIF Jalan Buring serta Restoran Jepang Kaizen di Jalan Wilis untuk melihat langsung kesiapan dan sarana prasarana yang ada dalam rangka penerapan PPKM termasuk jumlah karyawan dan pelanggan resto yang makan masuk.
Walau ada sedikit variasi karena ketidaktahuan dari manajemen resto tersebut tentang jumlah maximal pengunjung yang datang
Dari perwakilan yang ada, perkantoran cukup tertib dalam menerapkan karyawan. Beberapa fasilitas protokol kesehatan telah dipersiapkan seperti menyediakan tempat cuci tangan, thermo gun, mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker serta menghimbau masyarakat yang berkunjung untuk memberlakukan jarak fisik serta menggunakan Face Shield dan sarung tangan bagi para karyawannya.

Menurut Walikota Malang, Sutiaji, secara umum semua sudah berjalan dengan baik meski masih ada yang perlu dibenahi. “Saya meminta maaf kepada karyawan yang melakukan WFO untuk memperhatikan selalu menggunakan APD seperti sarung tangan, masker dan pelindung wajah saat bekerja serta melayani pelanggan” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, sebagian perkantoran itu bahkan lebih sedikit dari aturan yang ditetapkan. Ada juga, kata Sutiaji perkantoran yang menerapkan sistem bergantian atau shift.
“Saya berharap pola ini menjadi kebiasaan dan menumbuhkan kesadaran pada masyarakat; kami di Forkopimda seakan-akan jadi musuh msasyarakat, kalau ada kami pasti waduh corona corona kan gitu; tapi kadang-kadang kesadaran dari masyarakat juga kurang; ayolah kita bersama-sama, kalau begini terus kapan kita bebas dari semua “tandasnya.
Urusan Covid ini, lanjutnya, bukan urusan pemerintah saja, sekarang ada tagline jaga diri, jaga keluarga, jaga negara. Kuncinya jaga diri. Jaga keluarga, kalau itu bisa membantu menjaga negara kita. (M.yus)






