MALANG, harianlenteraindonesia.co.id
Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kota Malang menggelar upacara peringatan HUT PDIP ke-48 secara terbatas, di halaman kantor DPC PDIP Kota Malang, pada Minggu (10/1/2021).
Upacara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika SE sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini juga dihadiri pengurus DPC dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Sesuai instruksi oleh DPP partai, masing-masing DPC melakukan perayaan dengan sederhana. Tapi tradisi Kota Malang, kita pasti upacara. Bukan upacara umum tapi upacara partai,” jelasnya.
Dalam upacara tersebut, Made turut menyerahkan seragam baru secara simbolis sebagai bentuk semangat baru yang kian menggebu meski di tengah kondisi yang serba terbatas akibat pandemi.
“Pembagian seragam ini bentuk rasa syukur fraksi, 12 orang, setelah setahun menjabat. Seragam ini untuk pengurus DPC sampai anak ranting supaya semua pakai baju baru, semangat baru, mementum baru. Jadi dari fraksi kita gotong royong semua,” harapnya.
Bertajuk Kepibadian dalam Berkebudayaan, dia menyebut kegiatan kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Lebih sederhana dan bermakna.
“Beda sama tahun lalu yang ramai. Tahun ini kita lebih pada situasi mengatasi pandemi COVID-19. Sehingga kegiatan kita menyentuh dan menyasar langsung ke masyarakat,” jelasnya.
Nantinya per 10 Januari 2021 hingga bulan April mendatang, PDIP akan menyelenggarakan berbagai event. Tak hanya untuk mendekatkan internal partai, melainkan juga merangkul seluruh masyarakat.
Kedepan, dia berharap, PDIP semakin solid untuk meraih tujuan bersama.
“Kita sebentar lagi menghadapi event serentak. Tapi yang jelas kalau di undur tahun 2024, nanti itu klimaks perjuangan kita jadi mulai sekarang harus disiapkan semua. Dengan persatuan, kesatuan, kekompakam, kesolidan, kita bisa menambah kuota di legislatif dan pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2024,” harapnya.
Usai upacara, kegiatan berlanjut potong tumpeng sebagai bentuk tasyakuran partai. Setelahnya, ada webinar bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga pemecahan rekor MURI pemotongan tumpeng terbanyak.(M.yus)






