Kabupaten Bekasi, Lentera Indonesia – Viral nya video pemilik mobil Daihatsu Blind Van No polis B 9338 FCC, yang membuang sampah dipinggir kali Malang, membuat geram netizen medsos, oknum pelaku pembuang sampah menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi.
Kabid sarana dan prasarana (Sapras) Deny Hendra, terkait viralnya video pemilik mobil Blind Van Daihatsu, yang membuang sampah dikali malang dan tersebar Link data pelaku dari hasil KIR mobil.
Deny selaku Kabid Sapras, menjelaskan benar Link data KIR pelaku itu dari pihak kita yang membuka, guna mengetahui siapa oknum pelaku yang tidak bertanggung jawab yang viral di medsos.
Oknum Pelaku KIR 2017 terakhir uji KiR di kita dan pada tahun 2019 melakukan KIR di Subang sampai selanjutnya 2020.
Hal itu Boleh saja uji KIR di Subang atau diluar wilayah, ketika KIR sudah mati dengan domisilinya, silahkan uji KIR disana, tetapi dari sini ada surat pengantar untuk numpang uji di luar daerah, dan dia pun ada surat pengantar nya dari kita,” terangnya.
Ternyata, kalau dia tidak meminta izin surat pengantar untuk uji KIR, maka dia tidak tercatat di kita dan kita bisa tahu ada di Subang segala macam, karena dia minta surat ke kita.
Lanjutnya, tapi kalau untuk membuka sistem mengetahui dia sudah KIR disini bisa, Cuma kemarin Aplikasi Store nya sedang saya turunkan, karena kita kerjasama dengan BJB terkait pembayaran melalui Ovo dan segala macam.
“Dulu kita sudah kerja sama dengan BJB, sekarang pembayaran nya via ATM kemudian BJB sekarangkan ada program namanya KIARIS yang ada barkode gitu, nah itu bisa dibayarkan via BJB, via Ovo, via Dana juga bisa dan segala macam,” ucapnya.
“Nah itu dari aplikasi AppStore yang dari Google, berapa aplikasi itu playstore saya turuni dulu, saya rubah dulu untuk bisa beradaptasi dengan KIARIS.
Tambahnya, nanti setelah itu saya naikan lagi dan bisa men-download E KIR kabupaten Bekasi, misalnya masyarakat menemukan mobil ugal-ugalan atau seperti yang viral dengan no polis plat B xxxx FCC, Pencet saja B xxxx FCC, nanti bakal muncul datanya dan mudah-mudahan akhir tahun ini. Kita sudah selesaikan aplikasi KIARIS, sekarang KIARIS nya masih di showher masih dalam perbaikan dulu karena konsepnya dari kita,” ucapnya. (Maruli)




