Operasi Patuh di Polresta Malang Kota Banyak Terjadi Pelanggaran Pengemudi Tidak Punya SIM

Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Kota Malang Angka tingkat laka lantas di kota Malang selama pandemi Covid 19 terjadi penurunan hal ini terkait adanya program pemerintah Work From Home ( WFH ).Menurut Kasat Lantas Polresta kota Malang AKP Ramadhan Nasution selama pandemi Covid 19 memang ada penurunan jumlah kasus laka lantas dibandingkan tahun lalu karena mobilitas masyarakat menurun.Terlebih saat ada Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) beberapa waktu lalu.
Akan tetapi dari segi pelanggaran semenjak dibukanya new normal banyak sekali pelanggaran,menurut Rama dari catatan adanya Operasi Patuh kemarin pelanggaran berkendara malah terjadi peningkatan.Kasus ini terjadi karena kesadaran masyarakat untuk disiplin berkendara masih kurang,salah satunya pelanggaran lalu lintas karena surat kelengkapan berkendara tidak ada diantaranya SIM ( Surat Ijin Mengemudi ) dan juga pelanggaran karena melanggar rambu dan marka tambahnya.

Untuk itu bagi pengendara kendaraan yang melanggar tetap akan ditindak sesuai dengan hukum yaitu diamankan kendaraannya dan otomatis di tilang agar ada efek jera dan bisa menumbuhkan disiplin berlalu lintas,tentunya juga secara tidak langsung bisa meminimalisir tingkat laka lantas imbuhnya.
Dalam Operasi Patuh kemarin dikatakan oleh Rama sebanyak hampir 100 – 150 kendaraan bermotor yang diamankan.Dan kebanyakan kendaraan pelanggar lalu lintas didominasi kendaraan roda dua.Paling banyak pelanggar didaerah KTL ( Kawasan Tertib Lalu Lintas ) yaitu didaerah jalan Ahmad Yani Blimbing dan kecamatan Sukun tambahnya.
Diharapkan oleh Rama kedepan dalam Operasi Zebra yang dimulai akhir bulan Oktober sampai bulan November untuk pelanggaran lalu lintas bisa semaksimal mungkin turun dibandingkan Operasi Patuh kemarin pungkasnya. ( M.yus, jk)

Pos terkait