Travel Archives - Harian Lentera Indonesia https://harianlenteraindonesia.co.id/category/travel/ Objectif & Akurat Wed, 04 May 2022 13:51:21 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://harianlenteraindonesia.co.id/wp-content/uploads/2020/10/vavicon-Li-60x60.png Travel Archives - Harian Lentera Indonesia https://harianlenteraindonesia.co.id/category/travel/ 32 32 Cicido Tempat Wisata yang Menjanjikan https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/05/04/cicido-tempat-wisata-yang-menjanjikan/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/05/04/cicido-tempat-wisata-yang-menjanjikan/#respond Wed, 04 May 2022 13:50:41 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=26733 Tangerang, harianlenteraindonesia.co.id Wisata Cisoka Cidurian (cicido) yang baru baru ini sangat dikenal oleh masyarakat sekitar, […]

The post Cicido Tempat Wisata yang Menjanjikan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Tangerang, harianlenteraindonesia.co.id

Wisata Cisoka Cidurian (cicido) yang baru baru ini sangat dikenal oleh masyarakat sekitar, juga sampai ke beberapa kota di provinsi Banten ini. Wisata cicido yang terletak di desa Bojong loa kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang dengan luas areal +- 3,5 Ha yang dikelilingi dengan taman dan tempat bermain seperti outbound, tempat rekreasi dll. Kepuasan masyarakat yang berkunjung ke wisata cicido juga merasakan kepuasan tersendiri karena mendapatkan panorama lingkungan yang masih alami. Andim salah satu pengunjung merasa puas karena bisa menikmati suasana kolam renang yang cukup memadai dan tempat-tempat rekreasi yang cukup luas dan panorama yang masih alami. “Saya pengunjung wisata cicido merasa puas dengan pelayanan yang ramah serta pekarangan yang luas ditambah lagi suasana yang ramai pengunjung”.

Disisi lain, pemilik taman wisata cicido dr. Sugit Nugraha ” terimakasih kepada para pengunjung taman wisata cicido semoga mendapatkan kepuasan atas kunjungannya dan bisa memberikan informasi kepada sahabat dan tetangganya atas kepuasan yang didapat di wisata cicido ini dan kami juga tetap menghimbau kepada para pengunjung agar melakukan prokes. Disisi lain kami juga masih terus membenahi lokasi wisata ini agar bisa maksimal dan penataan lingkungan dan pengembangan wisata, pertanian dan kuliner untuk mengangkat nama baik kabupaten tangerang harapnya.

The post Cicido Tempat Wisata yang Menjanjikan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/05/04/cicido-tempat-wisata-yang-menjanjikan/feed/ 0
Pengembangan Air Terjun Dung Gupit Jadi Salah Satu Prioritas Pembangunan Wisata desa Ngancar di tahun 2022 https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/02/17/pengembangan-air-terjun-dung-gupit-jadi-salah-satu-prioritas-pembangunan-wisata-desa-ngancar-di-tahun-2022/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/02/17/pengembangan-air-terjun-dung-gupit-jadi-salah-satu-prioritas-pembangunan-wisata-desa-ngancar-di-tahun-2022/#respond Thu, 17 Feb 2022 09:55:14 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=24206 Magetan, harianlenteraindonesia.co.id Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan adalah salah satu desa yang memiliki segudang […]

The post Pengembangan Air Terjun Dung Gupit Jadi Salah Satu Prioritas Pembangunan Wisata desa Ngancar di tahun 2022 appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Magetan, harianlenteraindonesia.co.id

Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan adalah salah satu desa yang memiliki segudang potensi wisata yang sudah berkembang maupun yang baru proses pengembangan.

Yang sudah eksis air terjun Tirtosari dan Cemorosewu. Sedangkan yang baru akan dikembangkan kedepan adalah air terjun Dung Gupit yang memiliki potensi sumber air panas.

Kepala desa Ngancar Sarni S.T ,melalui sekdes Agus Sulistiono menjelaskan “Untuk tahun 2022 ini pemerintah desa Ngancar akan melakukan kegiatan pengembangan wisata di Dung Gupit yang memiliki keistimewaan adanya sumber air panas”jelasnya. (Kamis, 17/2/2022).

“Selain pengembangan wisata di tahun 2022 ini desa Ngancar akan membangun instalasi pipanisasi air bersih bagi masyarakat desa.” tambahnya.

Lebih lanjut Agus Sulistiono menambahkan “Untuk Dung Gupit sendiri sebenarnya masyarakat dan pemerintah desa yang dipimpin langsung oleh Ibu Sarni ST, kepala desa Ngancar ditahun 2021 kemarin sudah pernah membuat akses menuju ke Dung Gupit agar wisatawan mudah untuk mengakses destinasi wisata baru ini, tapi saat awal Pebruari 2022 ini terjadi banjir sehingga jembatan menuju yang Dung Gupit rusak, Namun hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat dan pemdes Ngancar untuk terus melanjutkan rencana pengembangan wisata Dung Gupit di tahun 2022 ini “pungkasnya.

Seperti disampaikan Bupati Magetan dalam berbagai kesempatan, wisata adalah kuda penarik bagi pembangunan di Magetan, Sudah seharusnya desa yang memiliki potensi wisata di dukung dan didorong pengembangannya oleh stakeholder terkait agar efek multiplayer wisata bisa di nikmati langsung oleh masyarakat di destinasi wisata tersebut berada. (Jurnalis Beni Setyawan)

The post Pengembangan Air Terjun Dung Gupit Jadi Salah Satu Prioritas Pembangunan Wisata desa Ngancar di tahun 2022 appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/02/17/pengembangan-air-terjun-dung-gupit-jadi-salah-satu-prioritas-pembangunan-wisata-desa-ngancar-di-tahun-2022/feed/ 0
Pamah View di Sumatera Utara Tawarkan Sensasi Menginap di Kontainer https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/11/23/pamah-view-di-sumatera-utara-tawarkan-sensasi-menginap-di-kontainer/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/11/23/pamah-view-di-sumatera-utara-tawarkan-sensasi-menginap-di-kontainer/#respond Tue, 23 Nov 2021 08:08:06 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=21790 harianlenteraindonesia.co.id – Pamah View merupakan sebuah penginapan yang terletak di kawasan Jalan Lintas Namu Ukur […]

The post Pamah View di Sumatera Utara Tawarkan Sensasi Menginap di Kontainer appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
harianlenteraindonesia.co.id – Pamah View merupakan sebuah penginapan yang terletak di kawasan Jalan Lintas Namu Ukur Utara, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Penginapan ini menawarkan suasana alam dengan konsep yang cukup unik. Ruangan penginapan yang ada di tempat ini berasal dari kontainer yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga sudah layak huni. “Jadi itu awalnya milik pribadi yang hanya digunakan untuk keluarga terdekat dan teman-teman saja. Namun karena viral di media sosial jadi cukup ramai,” ujar Manager Operasional Pamah View, Awan, pada Jumat (19/11/2021).

Fasilitas dan atraksi di Pamah View

Awan menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk meningkatkan sarana dan fasilitas yang ada di kawasan Pamah View.

Namun, wisatawan yang berkunjung saat ini sudah bisa menikmati fasilitas berupa lima kamar tidur dengan kapasitas maksimal mencapai 30 orang. “Dua kamar utama yang muat sekitar masing-masing empat orang. Kemudian ada satu kamar dengan bunk bed yang muat sampai 10 orang, dan dua kamar dengan kapasitas enam orang,” terangnya.

Selain fasilitas kamar tidur, mereka juga bisa menikmati kolam yang dibangun pihak pengelola dengan memanfaatkan aliran sumber mata air di sekitar kawasan tersbut. Terdapat pula dapur yang dilengkapi berbagai peralatan memasak dan perlengkapan barbeque.

Harga menginap di Pamah View Menurut Awan, saat ini pihaknya hanya membuka pemesanan dalam jumlah besar. Kamar penginapan sejauh ini belum disewakan secara terpisah. Akan tetapi, pihaknya berencana membangun cottage yang dapat dipesan secara terpisah. “Rencananya Januari mendatang sudah bisa buka untuk umum baik kafe maupun fasilitas lainnya,” lanjut Awan.

Saat ini, harga sewa kawasan Pamah View pada hari libur dan akhir pekan adalah mulai dari Rp 5 juta per malam. Sementara pada hari kerja, wisatawan bisa menyewa dengan harga mulai dari Rp 2,5 juta.

The post Pamah View di Sumatera Utara Tawarkan Sensasi Menginap di Kontainer appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/11/23/pamah-view-di-sumatera-utara-tawarkan-sensasi-menginap-di-kontainer/feed/ 0
Gowes di Banyuwangi, Nikmati Panorama Alam Sampai Aksi Sosial https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/09/gowes-di-banyuwangi-nikmati-panorama-alam-sampai-aksi-sosial/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/09/gowes-di-banyuwangi-nikmati-panorama-alam-sampai-aksi-sosial/#respond Sat, 09 Oct 2021 16:02:46 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20529 BANYUWANGI, harianlenteraindonesia.co.id Posisi Kabupaten Banyuwangi yang sudah masuk PPKM Level 2 membuat berbagai aktivitas masyarakat […]

The post Gowes di Banyuwangi, Nikmati Panorama Alam Sampai Aksi Sosial appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
BANYUWANGI, harianlenteraindonesia.co.id

Posisi Kabupaten Banyuwangi yang sudah masuk PPKM Level 2 membuat berbagai aktivitas masyarakat di bidang leisure mulai bergeliat. Salah satunya para pehobi sepeda mulai melirik daerah ujung timur Jawa ini. Selain berolahraga, mereka juga bisa menikmati panorama alam, kuliner sampai melakukan charity (aksi sosial).

Seperti yang terlihat pada Sabtu pagi di Pantai Boom, Sabtu (9/10/21). Puluhan pesepeda dari Banyuwangi dan luar kota, seperti Surabaya, Kediri, dan Bali, mengawali gowesnya. Rute yang dipilihnya mengelilingi kota sampai ke kawasan lereng Ijen di Kecamatan Glagah.

Sepanjang rute mereka bisa menikmati keindahan pesisir pantai, bangunan-bangunan heritage, suasana perkampungan sampai destinasi yang menyuguhkan panorama lereng gunung di spot wisata Pondok Indah. Tak hanya itu, sembari istirahat mereka bisa menikmati kopi, aneka kuliner khas Suku Osing dan lantunan musik jazz yang dibawakan musisi setempat.

“Banyuwangi siap untuk menyambut para pehobi sepeda. Dengan paket-paket privat yang terbatas ini, bisa menjadi alternatif berlibur secara aman di tengah pandemi. Banyuwangi sudah masuk PPKM Level 2 di mana destinasi sudah bisa dibuka. Kami juga terus memacu vaksinasi,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut gowes.

Selain itu, imbuh Ipuk, kegiatan sport tourism tersebut juga bisa diselingi dengan kegiatan charity. Seperti halnya berbagi sembako, santunan maupun bedah rumah. Ipuk sendiri menyambangi Sapinah (76) dan Yahmi (81) di Kampung Baru, Desa Glagah untuk berbagi sembako. Serta ke kediaman Islamiyah (75) di Desa Paspan yang sedang dilakukan program bedah rumah.

“Jadi, aktivitas yang kita lakukan ini bisa juga memiliki dampak sosial. Membantu sesama yang kurang beruntung. Wisata dapat, olahraga dapat, aksi sosial dapat. Insya Allah sehat lahir batin,” jelas Ipuk.

Para pesepeda mengaku puas dengan gowes hingga suguhan kuliner sambil mendengarkan musik jazz tersebut.

“Di sini rute khasnya memang ke arah Ijen. Kami rutin bersepeda ke sini tapi karena kemarin tertunda karena Covid-19, tapi sekarang Banyuwangi sudah PPKM Level 2 sehingga kita berani ke sini. Rute Banyuwangi menarik, selalu ditunggu event sepeda yang digelar Banyuwangi,” ujar Feri Martalata Loebis, pehobi sepeda asal Kediri yang juga tergabung dalam Azrul Ananda School of Suffering.

“Senang sekali bisa gowes lagi ke luar kota, dan kali ini ke Banyuwangi. Hari Kamis saya dikabari siapa yang mau gowes bareng di Banyuwangi, saya langsung oke. Rutenya asyik, pemandangannya keren, masyarakatnya ramah, seru juga sambil aksi sosial,” imbuh Rendy Saputra, pehobi sepeda asal Surabaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menyebutkan, ada banyak destinasi di bumi Blambangan yang dapat dijadikan jujukan bagi para pehobi sepeda. “Ada banyak spot alam yang menarik yang bisa dijadikan rute bersepada. Mulai dari pantai, persawahan, sampai perkebunan,” ungkapnya.

Selain Pondok Indah, ada juga beberapa tempat yang siap untuk menjadikan destinasi. Di antaranya Dusun Rembang, Desa Banjar, Kecamatan Licin yang menyuguhkan lansekap persawahan, kawasan perkebunan Kalibendo yang dinaungi rindang pepohonan sampai gemericik air terjun.

“Para pengunjung juga bisa request berbagai hiburan dan kuliner. Tak hanya jazz, juga bisa kesenian tradisional dan aneka rupa kuliner,” imbuh Bramuda.

The post Gowes di Banyuwangi, Nikmati Panorama Alam Sampai Aksi Sosial appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/09/gowes-di-banyuwangi-nikmati-panorama-alam-sampai-aksi-sosial/feed/ 0
Akhir Pekan di Banyuwangi, Menikmati Jazz Kopi di Lereng Ijen https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/09/akhir-pekan-di-banyuwangi-menikmati-jazz-kopi-di-lereng-ijen/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/09/akhir-pekan-di-banyuwangi-menikmati-jazz-kopi-di-lereng-ijen/#respond Sat, 09 Oct 2021 15:59:41 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20526 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi pariwisata yang terus dioptimalkan warganya. Belakangan muncul spot-spot […]

The post Akhir Pekan di Banyuwangi, Menikmati Jazz Kopi di Lereng Ijen appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi pariwisata yang terus dioptimalkan warganya. Belakangan muncul spot-spot menarik yang memadukan hobi dan pariwisata.

Bagi pehobi sepeda, misalnya, bisa memilih bersepeda di lereng Gunung Ijen sambil menikmati aneka atraksi. Salah satunya adalah “Jazz Kopi” di spot wisata Pondok Indah Banyuwangi.

Berada di tengah kebun kopi, Pondok Indah menawarkan atraksi musik bagi pengunjungnya. Seperti yang terlihat Sabtu pagi, (9/10/21), mereka menampilkan Jazz Kopi bagi para penghobi sepeda yang sedang sarapan di sana, usai gowes berkeliling kota.

“Dengan paket-paket privat yang terbatas ini, bisa menjadi alternatif berlibur secara aman. Ekonomi bisa mulai bergeliat, namun tetap harus protokol kesehatan ketat,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang tampak hadir di antara para “goweser” tersebut.

Dia mengatakan, Banyuwangi sudah masuk PPKM Level 2 di mana destinasi sudah bisa dibuka secara bertahap dan terbatas. “Kami juga terus memacu vaksinasi demi melindungi semuanya,” ujarnya.

Ipuk mendorong penyedia jasa amenitas seperti hotel, restoran, dan homestay untuk menghadirkan atraksi seni dan budaya yang menarik bagi pengunjung.

“Kami berharap, wisatawan yang ke sini masih bisa menikmati atraksi seni namun tetap terjaga protokol kesehatannya,” kata Ipuk.

Atraksi musik jazz ini digelar di tengah hamparan kebun kopi spot wisata Pondok Indah. Letaknya hanya 15 menit dari pusat kota. Memasuki kawasan Pondok Indah, mata akan dimanjakan dengan sejuknya perkebunan kopi. Pengelolanya menyediakan hiburan musik Jazz Kopi.

Dinamakan Jazz Kopi, selain karena berada di antara kebun kopi, juga lantaran digelar musik jazz dengan suguhan utama kopi khas Banyuwangi.

“Bersepeda sambil menikmati sejuknya perkebunan kopi, menikmati musik jazz dengan latar belakang persawahan sambil menyeruput kopi, sungguh perpaduan yang sempurna,” kata Dede Abdul Ghany, pehobi sepeda yang juga pengusaha muda.

Dede bersama rekan-rekannya sengaja memilih track ke lereng Gunung Ijen, karena memiliki panorama yang indah. “Banyuwangi memiliki banyak spot-spot yang menarik bagi pesepeda. Salah satunya track menuju Kawah Ijen ini,” jelas Dede yang juga kedatangan tamu para pengusaha muda dari luar daerah seperti Surabaya dan Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menyebutkan, ada banyak destinasi di bumi Blambangan yang dapat dijadikan jujukan bagi para pehobi sepeda. “Ada banyak spot alam yang menarik yang bisa dijadikan rute bersepada. Mulai dari pantai, persawahan, sampai perkebunan,” ungkapnya.

Selain Pondok Indah, ada juga beberapa tempat yang siap untuk menjadikan destinasi. Di antaranya Dusun Rembang, Desa Banjar, Kecamatan Licin yang menyuguhkan lansekap persawahan, kawasan perkebunan Kalibendo yang dinaungi rindang pepohonan sampai gemericik air terjun.

“Para pengunjung juga bisa request berbagai hiburan dan kuliner. Tak hanya jazz, juga bisa kesenian tradisional dan aneka rupa kuliner,” imbuh Bramuda.

The post Akhir Pekan di Banyuwangi, Menikmati Jazz Kopi di Lereng Ijen appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/09/akhir-pekan-di-banyuwangi-menikmati-jazz-kopi-di-lereng-ijen/feed/ 0
3 Tips Nikmati Saptawara Campervan Yogyakarta, Pilih Lokasi Kemah https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/05/3-tips-nikmati-saptawara-campervan-yogyakarta-pilih-lokasi-kemah/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/05/3-tips-nikmati-saptawara-campervan-yogyakarta-pilih-lokasi-kemah/#respond Tue, 05 Oct 2021 04:46:06 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20356 harianlenteraindonwsia.co.id – Saptawara Campervan merupakan salah satu perkemahan van yang ada di Yogyakarta. Campervan yang […]

The post 3 Tips Nikmati Saptawara Campervan Yogyakarta, Pilih Lokasi Kemah appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
harianlenteraindonwsia.co.id – Saptawara Campervan merupakan salah satu perkemahan van yang ada di Yogyakarta. Campervan yang telah berdiri sejak awal tahun 2021 ini menarik perhatian wisatawan dengan fasilitasnya yang terbilang lengkap.

Mobil Volkawagen Combi yang merupakan fasilitas campervan ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

“Sebenarnya di Yogyakarta memang sudah banyak campervan semacam ini. Bedanya kami secara spesifik hanya menggunakan mobil VW Combi, dengan fasilitas yang sama lengkapnya,” tutur Bagas, salah satu founder Saptawara Campervan, Kamis (30/9/2021).

Lebih lanjut, Bagas mengungkapkan bahwa banyak wisatawan dari luar kota yang kerap menyewa jasa mereka. Berikut ini adalah sederet tips yang perlu diketahui sebelum menikmati Saptawara Campervan.

Berkunjung di musim kemarau

Musim kemarau menjadi saat yang paling tepat untuk berkemah. Meski perkemahan dilakukan di dalam mobil yang teduh dan terlindung dari hujan, namun ada banyak aktivitas yang terlewatkan jika wisatawan berkunjung di musim hujan. Pada malam hari yang cerah, wisatawan dapat menikmati pemandangan langit malam Yogyakarta. Wisatawan juga bisa menyalakan api unggun dengan nyaman tanpa khawatir akan turunnya hujan.

Lingkungan sekitar menjadi lebih kering di musim kemarau. Sehingga wisatawan tak perlu khawatir dengan tanah yang becek dan berlumpur saat berkemah.

Menentukan lokasi camping

Saptawara Campervan menawarkan sejumlah lokasi bagi wisatawan. Penting bagi wisatawan untuk mengetahui atraksi dan kondisi di sekitar lokasi saat akan berkemah. Menurut Bagas, pemilihan lokasi kemah sepenuhnya diserahkan pada wisatawan. Sehingga mereka bisa menikmati pemandangan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing wisatan.

“Semuanya menarik dan punya kelebihan masing-masing. Jadi tergantung pelanggan mintanya di lokasi yang seperti apa,” ujar Bagas. Setidaknya ada empat lokasi Saptawara Campervan yang menjadi favorit pengunjung, yaitu Watu Tapak, Kali Ayu, Waduk Sermo, dan Nawang Jagad.

Lokasi tersebut memiliki pemandangan dan atraksi yang berbeda-beda, mulai dari suasana malam kota, danau, hingga pegunungan yang hijau.

Membawa keperluan pribadi secukupnya

Kesalahan yang kerap dilakukan wisatawan saat berlibur adalah membawa terlalu banyak barang. Selain merepotkan, membawa banyak barang saat berkemah tentu akan mempersempit ruang gerak.

Fasilitas yang disediakan oleh Saptawara Campevan terbilang cukup lengkap. Oleh sebab itu, wisatawan tidak perlu membawa barang terlalu banyak.

Wisatawan hanya perlu membawa beberapa pasang pakaian, alat mandi, serta obat-obatan atau keperluan pribadi secukupnya. Wisatawan perlu membayar mulai dari Rp 3,4 juta per malam untuk menginap di satu unit mobil Saptawara Campervan.

The post 3 Tips Nikmati Saptawara Campervan Yogyakarta, Pilih Lokasi Kemah appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/05/3-tips-nikmati-saptawara-campervan-yogyakarta-pilih-lokasi-kemah/feed/ 0
Berbagai Benda Bersejarah Dipamerkan di Pameran Kepurbakalaan Banyuwangi https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/04/berbagai-benda-bersejarah-dipamerkan-di-pameran-kepurbakalaan-banyuwangi/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/04/berbagai-benda-bersejarah-dipamerkan-di-pameran-kepurbakalaan-banyuwangi/#respond Mon, 04 Oct 2021 13:45:03 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20336 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Berbagai benda kuno dan bersejarah di Banyuwangi dipamerkan dalam, Pameran Kepurbakalaan, yang digelar, […]

The post Berbagai Benda Bersejarah Dipamerkan di Pameran Kepurbakalaan Banyuwangi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Berbagai benda kuno dan bersejarah di Banyuwangi dipamerkan dalam, Pameran Kepurbakalaan, yang digelar, di pelataran kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Banyuwangi, 4-6 September 2021.

Ada artefak Lingga Sempurna yang terbuat dari batuan andesit berwarna hitam keabu-abuan. Artefak ini biasanya digunakan umat Hindu sebagai sarana pemujaan pada Dewa Siwa. Ada pula Stupica, yakni miniatur stupa yang terbuat dari tanah liat dan ditemukan di area situs Gumuk Klinthing, Muncar. Artefak ini digunakan umat Budha untuk sarana pemujaan terhadap sang Budha.

Diperkirakan benda-benda tersebut berasal dari abad 17 saat Banyuwangi masih berbentuk Kerajaan Blambangan.

Kepala Disbupar Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda, mengatakan pameran kepurbakalaan ini sebagai media promosi sekaligus edukasi. “Jadi Banyuwangi tak hanya kaya akan destinasi wisata, tapi juga budaya dan situs yang harus kita lestarikan,” tutur Bramuda, Senin (4/10/2021).

Dalam pameran itu pengunjung juga bisa melihat benda-benda purbakala lainnya yang ditempatkan di Museum Blambangan, seperti koleksi lukisan kuno, barang-barang antik, foto-foto Banyuwangi Tempo Doeloe, dan mengunjungi Pusat Informasi Geopark Ijen.

Kegiatan ini juga diisi dengan pengenalan tentang geopark ijen kepada para pelajar yang dihadiri para pelajar. Mereka dikenalkan bahwa benda-benda purbakala memanfaatkan material geologi yang ada di sekitarnya.

Misalnya, Kerajaan Macan Putih yang terlihat dari sisa bangunannya di daerah Kabat memakai bata yang materialnya berasal dari endapan gunung api Raung, sehingga dari sisi kekuatan jauh lebih baik daripada batu bata sekarang.

Selain perkenalan tentang geopark, kegiatan ini juga diisi dengan Kajian Benda Museum yang menghadirkan Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur, khusus untuk mengulik beberapa peninggalan benda purbakala. Kemudian di hari terakhir, akan ada pembacaan dan pengenalan Lontar Yusuf dengan menghadirkan pelakunya langsung dari Desa Kemiren dan Jambesari.

Mocoan Lontar Yusuf merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat suku Osing Banyuwangi berupa pembacaan lontar (naskah) Yusuf. Lontar Yusuf adalah kitab kuno yang tertulis dengan aksara pegon dan berisi tentang Kisah Nabi Yusuf. Bentuknya berupa puisi tradisional yang terikat dalam aturan yang disebut pupuh. Total dalam Lontar Yusuf terdapat 12 pupuh, 593 bait dan 4.366 larik.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menetapkan Mocoan Lontar Yusuf sebagai sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) 2019.

Pengunjung pameran ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk mendorong agar pengunjungnya mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi sebelum memasuki lokasi pameran.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan Pemkab Banyuwangi secara bertahap mulai menggelar sejumlah event di daerah untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata.

“Namun, protokol kesehatan tetap kami utamakan. Event bisa jalan, tapi pengunjung dan penyelenggara harus wajib taat prokes. Seperti di pameran purbakala ini, kami lengkapi dgn fitur aplikasi Pedulilindungi untuk memantau pengunjung,” pungkas Ipuk.

The post Berbagai Benda Bersejarah Dipamerkan di Pameran Kepurbakalaan Banyuwangi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/04/berbagai-benda-bersejarah-dipamerkan-di-pameran-kepurbakalaan-banyuwangi/feed/ 0
Kedutaan RI di Berbagai Negara Ramai-Ramai Promosikan Banyuwangi https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/04/kedutaan-ri-di-berbagai-negara-ramai-ramai-promosikan-banyuwangi/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/04/kedutaan-ri-di-berbagai-negara-ramai-ramai-promosikan-banyuwangi/#respond Mon, 04 Oct 2021 13:42:41 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20333 Banyuwangi, harianlentraindonesia.co.id Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri ramai-ramai mempromosikan Banyuwangi. Melalui akun […]

The post Kedutaan RI di Berbagai Negara Ramai-Ramai Promosikan Banyuwangi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlentraindonesia.co.id

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri ramai-ramai mempromosikan Banyuwangi. Melalui akun resmi media sosialnya masing-masing, KBRI di berbagai negara mengunggah destinasi pariwisata Banyuwangi.

Seperti KBRI di Washington DC, Amerika Serikat, melalui akun twitter resmi @IndonesiainDC (Indonesian Embassy in Washington) mengunggah video kolase destinasi pariwisata di Banyuwangi berjudul “Enjoying The Exotic Banyuwangi, The Sunrise of Java”. Dalam kolase video tersebut ditampilkan berbagai destinasi andalan, seperti Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari, lengkap dengan narasi dalam bahasa Inggris.

“Banyuwangi, also called the Sunrise of Java, is located just across the western part of Bali island. To get there, you can travel by ferry or flight from Bali, and discover wonderful tourism attractions such as the infamous Blue Flame in ljen Crater,” tulis KBRI Washington DC Amerika Serikat melalui akun resminya.

Tidak hanya Washington DC, KBRI di Sydney Australia juga mengunggah hal serupa. Dalam unggahan di akun twitter resmi mereka @IndonesiaInSyd (Indonesian Consulate General Sydney), terpampang foto Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari.

Dalam unggahan tersebut itu, KBRI di Sydney Australia menuliskan, “Did you know? Banyuwangi is a regency in East Java province in Indonesia. This regency is also known as “The Sunrise of Java” because it is located at the easternmost tip of Java Island. Banyuwangi is surrounded by mountains and forests to the west; by sea to the east and south.”

KBRI di berbagai negara juga mempromosikan hal serupa dengan narasi yang berbeda-beda. Seperti KBRI di Bern, Swiss; KBRI di Doha, Qatar; dan KBRI di berbagai negara lainnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas dukungan yang dilakukan kedutaan besar untuk pariwisata Banyuwangi.

“Terima kasih atas dukungan teman-teman KBRI, juga yang pasti ini merupakan bagian dari diplomasi Kementerian Luar Negeri untuk memacu pengembangan daerah. Ini sangat berarti bagi Banyuwangi yang saat ini tengah berusaha melakukan pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring dengan mulai melandainya kasus Covid-19,” kata Ipuk, Senin (4/10/2021).

Ipuk menjelaskan. saat pandemi mulai terkendali, orang akan kembali berburu aktivitas leisure, seperti berwisata dan kuliner.

“Di saat itulah tercipta momentum Post-Pandemic Rebound. Momentum itu jangan sampai lepas. Leisure economy akan kembali bangkit. Maka, kita siapkan tiga strategi pariwisata, Triple Track Stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ‘tiga makin’. Dukungan dari KBRI kian menambah semangat kami,” tambahnya.

The post Kedutaan RI di Berbagai Negara Ramai-Ramai Promosikan Banyuwangi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/10/04/kedutaan-ri-di-berbagai-negara-ramai-ramai-promosikan-banyuwangi/feed/ 0
Pemulihan Wisata, Bupati Ipuk Beber Strategi “Tiga Makin” Banyuwangi https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/30/pemulihan-wisata-bupati-ipuk-beber-strategi-tiga-makin-banyuwangi/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/30/pemulihan-wisata-bupati-ipuk-beber-strategi-tiga-makin-banyuwangi/#respond Thu, 30 Sep 2021 13:45:42 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20227 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan sejumlah strategi pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring […]

The post Pemulihan Wisata, Bupati Ipuk Beber Strategi “Tiga Makin” Banyuwangi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan sejumlah strategi pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring dengan mulai melandainya kasus Covid-19.

“Setelah pandemi terkendali, semua orang sedang memelototi akan berwisata kemana. Daerah harus menyiapkan diri. Ini akan menjadi momen bagi pariwisata daerah untuk bangkit,” kata Ipuk dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi Arah Baru Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2022-2025 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Kamis (30/9/2021).

FGD virtual tersebut diikuti puluhan peserta dari jajaran deputi di sejumlah kementerian/lembaga terkait, Bank Indonesia, akademisi, BPS, dan dinas pariwisata sejumlah daerah.

Ipuk menyebut, pandemi membuat semua orang kembali ke kebutuhan dasar (basic needs), yakni makan, minum, dan kesehatan. Namun, saat pandemi mulai terkendali, orang akan kembali berburu aktivitas hiburan (leisure), seperti berwisata dan kuliner.

“Di saat itulah tercipta momentum Post-Pandemic Rebound. Momentum itu jangan sampai lepas,” ujar Ipuk.

“Maka, kita siapkan tiga strategi pariwisata, Triple Track Stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ‘tiga makin’,” imbuhnya.

Makin digital, lanjut Ipuk, membikin pariwisata semakin mudah diakses. Misalnya, pembelian tiket secara online, penyelenggaraan event yang mulai beralih dari pertunjukan langsung menjadi virtual maupun hybrid (online dan offline), hingga penyediaan angkutan pariwisata gratis yang bisa dipesan secara daring.

“Kita juga mulai menerapkan skrining pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi, termasuk destinasi alam yang notabene berada di desa, tapi tetap harus aspek digital untuk melindungi semuanya ini berjalan,” jelasnya.

Makin kreatif, papar Ipuk, dilakukan Banyuwangi dengan terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan. Salah satunya, menyiapkan layanan angkutan wisata gratis ke sejumlah destinasi wisata. Event-event baru juga kami galang, kolaborasi dengan banyak hal, seperti sepeda hingga selancar dan berbagai skema outdoor tourism yang kini diburu wisatawan karena dinilai lebih aman dan sehat.

“Tahun depan kami menjadi tuan rumah World Surf League atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.

Adapun makin sehat, sambung Ipuk, bukan sekadar disiplin protokol kesehatan, tapi harus melengkapi diri dengan standar festival dan pengelolaan destinasi berorientasi kesehatan.

Banyuwangi juga melakukan melakukan sertifikasi protokol kesehatan Covid-19 untuk destinasi wisata, hotel, homestay, dan kafe serta restoran hingga warung-warung rakyat.

“Dari sisi pemerintah, meski kasus Covid-19 menurun, kita tetap berikhtiar memperkuat testing dan tracing. Juga vaksinasi. Alhamdulillah, capaian vaksinasi dosis satu di Banyuwangi mencapai 55 persen hari ini, Insya Allah sudah lebih tinggi dibanding mayoritas daerah destinasi alam di Jatim, sehingga ke Banyuwangi bisa lebih nyaman,” kata Ipuk.

Dia menambahkan, Banyuwangi sebagai cagar biosfer dunia juga menjamin lingkungan sehat bagi wisatawan, pintu masuk memperkuat outdoor tourism, agro tourism, dan sejenisnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Kurleni Ukar, menjelaskan bahwa FGD ini untuk mendapatkan gambaran terkait strategi dan program aksi yang konkret untuk pemulihan pasca pandemi covid-19, baik jangka pendek maupun pemulihan jangka panjang.

“Untuk itu, kita kumpulkan stakeholder agar bisa saling sharing. Di antaranya, kita undang Bupati Banyuwangi untuk memaparkan langkah-langkah mendorong percepatan pemulihan ekonomi sektor pariwisata dan ekraf,” kata Kurleni.

The post Pemulihan Wisata, Bupati Ipuk Beber Strategi “Tiga Makin” Banyuwangi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/30/pemulihan-wisata-bupati-ipuk-beber-strategi-tiga-makin-banyuwangi/feed/ 0
Destinasi Wisata Mulai Buka, Banyuwangi Luncurkan Angkutan Pariwisata Gratis https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/27/destinasi-wisata-mulai-buka-banyuwangi-luncurkan-angkutan-pariwisata-gratis/ https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/27/destinasi-wisata-mulai-buka-banyuwangi-luncurkan-angkutan-pariwisata-gratis/#respond Mon, 27 Sep 2021 08:44:20 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=20075 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Dengan status PPKM Level 2 membuat Banyuwangi secara bertahap telah membuka kembali sektor […]

The post Destinasi Wisata Mulai Buka, Banyuwangi Luncurkan Angkutan Pariwisata Gratis appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Dengan status PPKM Level 2 membuat Banyuwangi secara bertahap telah membuka kembali sektor pariwisata. Pemkab Banyuwangi meluncurkan angkutan pariwisata gratis yang bisa dimanfaatkan wisatawan secara gratis untuk menuju ke beberapa destinasi wisata andalan Banyuwangi. Antara lain Pulau Merah, Djawatan, Dusun Kakao Glenmore, Gunung Ijen, dan Bangsring Underwater.

“Angkutan wisata ini dibuat untuk memudahkan wisatawan yang berkunjung ke sejumlah obyek wisata di Banyuwangi. Kebetulan destinasi wisata yang kami pilih untuk dilalui angkutan wisata ini memang sangat diminati wisatawan yang datang ke Banyuwangi, dan telah terverifikasi penerapan protokol kesehatan oleh tim Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Dwi Yanto.

Dinas Perhubungan menyiapkan dua armada, yakni bus sedang dan elf. Dua moda transportasi yang berkapasitas 21 orang tersebut beroperasi setiap Sabtu dan Minggu. Pemberangkatan ke semua rute diawali dari Terminal Brawijaya Banyuwangi.

Rute bus dimulai dari Terminal Brawijaya – bandara- Pulau Merah, Dusun Kakao Glenmore – de Djawatan dan berakhir kembali di Terminal Brawijaya. Sedangkan rute Elf start dari Terminal Brawijaya – Kawah Ijen/Paltuding – Bangsring Underwater – Waduk Sidodadi – Terminal Brawijaya.

“Untuk bisa mengakses angkutan wisata ini, wisatawan bisa melakukan pendaftaran melalui link https://banyuwangitourism.com/jalan-jalan/. Mereka bisa memilih destinasi wisata tujuan, beserta tanggal dan waktu keberangkatan. Namun semua jadwal dan rute menyesuaikan kuota pendaftar dan permintaan dari pemohon,” jelasnya.

Persyaratan yang diminta selain melakukan registrasi secara online, wisatawan harus membawa KTP asli dan fotokopi KTP ketika pemberangkatan. Untuk calon penumpang dari luar kota harus membawa surat keterangan rapid test, sementara yang berasal dari Banyuwangi wajib membawa surat keterangan sehat dari dokter atau puskesmas. Dan yang terpenting, mereka harus sudah divaksin dan bisa menunjukkan tanda bukti telah divaksin, serta tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

“Karena ini kita berlakukan di masa pandemi, maka persyaratan yang diminta harus betul-betul diperhatikan. Sebab kita ingin semua penumpang bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Secara bertahap ini akan terus kami evaluasi. Tentunya perbaikan kualitas dan mutu pelayanan terhadap wisatawan akan terus kami lakukan,” ujar Dwi Yanto.

Untuk diketahui, aktivasi angkutan gratis ini dimulai dari 18 September dan direncanakan akan berakhir hingga pertengahan Desember 2021.

Meski telah membuka pariwisata, namun tidak semua destinasi dibuka. Sementara terdapat 15 destinasi yang dibuka, dari 64 destinasi yang ada di Banyuwangi. Ini berdasarkan hasil dari survei asosiasi pariwisata dan Disbupar.

15 Destinasi tersebut mayoritas wisata alam di antaranya, Kawah Ijen, Pulau Merah, Alas Purwo, Sukomade, Grand Watudodol, Desa Wisata Tamansari, Bangsring Underwater, De-Djawatan, Pantai Cacalan, Pantai Cemara, Pantai Mustika, Teluk Hijau, dan lainnya.

Pariwisata Banyuwangi dibuka kembali dengan berbagai ketentuan. Kapasitas pengunjung di destinasi wisata hanya 25 persen. Para pelaku wisata harus sudah divaksin. Tiap destinasi wisata harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau memakai barcode/menunjukan sertifikat vaksin bagi para pengunjung sabagai syarat masuk destinasi wisata.

The post Destinasi Wisata Mulai Buka, Banyuwangi Luncurkan Angkutan Pariwisata Gratis appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/27/destinasi-wisata-mulai-buka-banyuwangi-luncurkan-angkutan-pariwisata-gratis/feed/ 0