Kabupaten Magetan Terima Penghargaan Green Leadership “Nirwasita Tantra” Tahun 2019

Magetan, harianlenteraindonesia.co.id

Bertempat di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan berlangsung acara penyerahan penghargaaan secara virtual Nirwasita Tantra dan peraih Kalpataru di seluruh Indonesia.

Hadir dalam acara ini Ir. Edi Suseno Asisten 2 Perekonomian dan pembangunan ,Elmy Kurnianto S.T, M.T, Plt kepala dinas Lingkungan Hidup Kab Magetan serta pejabat teras Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan. (Senin,21 /12/2020).

Dalam acara ini Bupati Magetan meraih Penghargaan Green Leadership “Nirwasita Tantra” untuk kategori Kabupaten Sedang dan untuk Pimpinan DPRD Kabupaten Magetan akan menerima Penghargaan Green Leadership ” Nirwasita Tantra” Kategori DPRD Tingkat II Kabupaten Sedang. Untuk tingkat propinsi penyerahannya dilakukan secara faktual.

Nirwasita Tantra adalah penghargaan dari Pemerintah Pusat kepada Kepala daerah atas Kepemimpinannya dalam Merumuskan dan menerapkan kebijakan dan atau Program kerja sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya. Acara penghargaan ini dilangsungkan secara virtual yang di siarkan langsung dari Arboretum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Senin 21/12/2020.

Dalam Sambutannya Prof dr. Ir. Hariadi ketua tim penilai Nirwasita Tantra mengatakan ” Penghargaan Nirwasita Tantra adalah penghargaan diadopsinya sebuah fakta di lapangan adanya Kepemimpinan dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan dan atau Program kerja sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya. Pada tahun 2019 diikuti oleh 223 dari Kabupaten Kota seluruh Indonesia.Yang mayoritas diikuti oleh daerah Jawa Sumatera ,Sulawesi dan kedepan kami akan mengembangkan wilayah Ambon Ternate dan Papua Barat “jelasnya.

“Penghargaan ini bukan terkait masalah administrasi saja yang dinilai,yang paling penting adalah kondisi aktual dari wilayah masing-masing dalam satu dokumen benar-benar diadopsi untuk mengambil keputusan demi keberlanjutan lingkungan hidup.” lanjutnya.

“Penghargaan ini hanya sebuah Trigger untuk menumbuhkan semangat berinovasi dalam menerapkan kebijakan serta program kerja sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan. Semoga dengan program inovatif bisa dikembangkan dan bisa dilebarkan ke berbagai daerah untuk memastikan lingkungan hidup bisa dijaga untuk seluruh bangsa Indonesia” papar Prof dr. Ir. Hariadi.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup
Dr Ir Siti Nurbaya M.Sc dalam sambutannya mengatakan “Peraih Kalpataru ini adalah contoh pahlawan lingkungan yang tidak patah semangat meski dalam situasi pandemi COVID 19 yang memberikan pelajaran berharga bagi kita .”paparnya.

Sebagai informasi Penghargaaan Kalpataru sudah berusia 40 tahun.Pada tahun 2020 ini penghargaan Kalpataru diberikan kepada 10 penerima yaitu Zeth Wagur ,Sadikin , Warsito ,Saraba,masyarakat Adat Punan Aidu,Komunitas Hatabosi, Bening Saguling Foundation, Ida Ayu Syarini, Zoftawandi, RB Sutarno,(jurnalis Beni Setyawan)

Pos terkait