Toto Suro Kelurahan Panekan Gelar Wayang Kulit dengan lakon “Ludhiro Seto”

Magetan, harianlenteraindonesia.co.id

Dalam rangka Toto Suro kelurahan Panekan Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan mengadakan pagelaran Wayang Kulit di aula kelurahan setempat,Rabu (16/9/2020) malam.Acara pagelaran Wayang Kulit ini dengan lakon “Ludhiro Seto” ini di bawakan oleh Ki Dalang Alex Budi Sabdo Tomo yang merupakan dalang dari Ngawi.

Pagelaran wayang kulit ini tetap melalui protokol kesehatan yang ketat , pengunjung sebelum masuk diwajibkan memakai masker, dicek suhu tubuhnya dengan termogun, juga disemprot desinfektan di tangan seluruh yang hadir di lapangan tempat digelarnya pagelaran wayang kulit ini. Dan bagi yang tidak pakai masker tidak diperkenankan masuk lokasi acara.

Suwardi S.Pd Kepala Kelurahan Panekan dalam sambutannya mengatakan ” Toto suro ini adalah warisan budaya dari panekan dengan harapan dan doa menjadikan warga panekan bisa dijauhkan dari semua marabahaya. Kami berharap semoga CoVID 19 bisa segera hilang dari bumi Panekan dan nusantara.Kami juga melaporkan tentang pembangunan yang ada karena tertibnya warga membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Pembangunan di Kelurahan Panekan sebagian besar diserap di bidang pertanian.Meskipun secara administratif Kelurahan tapi secara Demografis penduduk kami sebagian besar berprofesi di sektor pertanian . Dan untuk tahun 2021 kelurahan Panekan akan meningkatkan untuk pengembangan SDM lewat pemberdayaan Masyarakat ” Jelasnya.

Lebih Lanjut Suwardi SP.d menjelaskan ” Untuk tgl 25 September 2020 ini kelurahan Panekan akan mewakili Kecamatan Panekan dalam lomba Kelurahan berseri tingkat Kabupaten Magetan” ujarnya

Sementara itu Djuri S.Sos Camat Panekan berpesan “Dalam masa pandemi ini pentingnya melaksanakan gerakan 3M yaitu Memakai masker,Mencuci tangan ,Menjaga jarak , Pemerintah pada prinsipnya tidak melarang kegiatan tradisi seperti bersih desa ,hanya berharap agar panitia wajib mengikuti protokol kesehatan.saya berterima kasih pada panitia yang telah menerapkan protokol kesehatan pada kegiatan ini “jelasnya.

Camat Panekan Juri lebih lanjut mengatakan ” Dana kelurahan dahulu mulai 300 juta dan sekarang sudah mencapai 1,3 Miliar sehingga kedepan diharapkan Kelurahan menjadi tolok ukur pembangunan bagi pemerintah desa yang lain ” ,paparnya.

Kapolsek Panekan Iptu suwardi SH pada kesempatan ini berpesan “Agar pagelaran ini diharapkan sudah berakhir maksimal jam 12 malam. Kalau ada penonton yang gak kalau pakai masker dilarang masuk di areal pertunjukan sebab mulai senin,14 september 2020 sudah masuk dalam operasi yustisi,yaitu saatnya penegakan hukum.sesuai perda no 2 thn 2020 Jawa Timur.”paparnya.

Dalam acara ini dihadiri Camat Panekan beserta Muspika serta tokoh masyarakat setempat juga warga desa Panekan. Video kegiatan ini bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan (Jurnalis :Beni Setyawan) .

Pos terkait