Miris…!!! Paket MBG Untuk Siswa di Kecamatan Gayam Dinilai Tidak Penuhi Standar Gizi

 

SAPUDI – harianlenteraindonesia.co.id Program Makanan Bergizi (MBG) untuk siswa sekolah dasar di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, kembali menuai kritik.
Paket yang dibagikan pada Jumat (12/9/2025),
dinilai tidak memenuhi standar gizi ideal bagi anak usia sekolah.

Dalam pembagian kali ini, siswa hanya menerima :

1. Satu bungkus biscuit
2. Satu kotak minuman
3. Satu buah pisang
4. Satu butir telur rebus.

Isi paket tersebut dianggap minim nutrisi dan tidak sesuai dengan kebutuhan energi serta protein anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Seorang wali murid menuturkan kekecewaannya.
“Anak-anak butuh makanan yang cukup energi, protein, dan vitamin. Kalau hanya biskuit, minuman kemasan, pisang, dan telur, jelas tidak seimbang. Mereka sekolah butuh tenaga dan otak butuh gizi,” ujarnya.

Perbandingan dengan Standar Gizi Ideal MBG,
Mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan RI
Anak usia sekolah (7–12 tahun) membutuhkan:
1. Energi: ± 1.600–2.000 kkal/hari
2. Protein: ± 45–60 gram/hari
3. Vitamin & mineral
4. sayur, buah, serta sumber protein hewani dan nabati

Sementara itu, paket MBG di Gayam jika dihitung hanya setara:
1. Biskuit gandum isi ± 100 kkal
2. Pisang ± 90 kkal
3. Telur rebus ± 70 kkal (protein ± 6 gr)
4. Minuman kotak ± 100–120 kkal (lebih dominan gula)

Total energi: sekitar 350–400 kkal, protein hanya 6–7 gram.

Jumlah ini jelas jauh di bawah standar kebutuhan harian siswa, bahkan hanya memenuhi kurang dari 20% kebutuhan energi dan 15% protein yang seharusnya dipenuhi dari paket MBG.

Salam Aktivis kepulauan menilai pemerintah perlu mengevaluasi hal ini, dan isi standart Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gayam agar benar-benar mendukung kesehatan siswa.
“Kalau hanya seperti ini, anak-anak tidak akan terbantu. Pemerintah harus serius, jangan sampai program bergizi justru hanya sebatas formalitas,” tegas Salam

Masyarakat berharap agar ke depan MBG berisi makanan yang lebih variatif, misalnya Nasi dengan lauk pauk bergizi seimbang, susu segar, buah segar beragam, dan sayuran, sesuai standart yang tentukan pemerintah pusat.
sehingga benar-benar memberi dampak nyata bagi perkembangan anak sekolah.
(TEAM MLI SAPUDI).

Pos terkait