NGAWI, harianlenteraindonesia.co.id
Untuk meningkatkan ketrampilan kerja, seseorang butuh pelatihan kerja agar dapat mengembangkan kompetensi dan keahlian kerja. Pelatihan kerja merupakan jurus yang sangat ampuh untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan karier kerja yang mandiri.
Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, yang berada di jalan raya Madiun yang digawangi Yusuf Rosyadi, setiap tahun mengadakan pelatihan kerja. Adapun selebaran ditujukan di 213 Desa dan 4 Kelurahan se Kabupaten Ngawi. Pelatihan kerja yang diadakan setiap tahun, peserta tidak bayar alias gratis, menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBHCHT).
Untuk gelombang pertama, peserta 48 orang dan gelombang ke dua 32 orang peserta. Mengingat masih adanya wabah covid 19 ini, kita semua harus mentaati aturan protokol pemerintah. Untuk tahun 2020 Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Ngawi, mengadakan 5 pelatihan, mulai dari pelatihan las, pelatihan menjahit, pelatihan Rias, pelatihan salon dan pelatihan otomotif, ujar Wiwin Sunarti Kabid Tenaga Kerja Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Ngawi.
Wiwin Sunarti juga menambahkan, Kami juga mengambil instruktur yang sudah mumpuni dibidangnya, Triyono dari LLKS Mandiri, M Suhadak dari LPKS Selvio, Kapti Lestariningsih dari LKPS Saridewi,Yenny Susanti dari LPKS Kencana Dewi dan jumali dari LLKS Mandiri. Peserta harus mengikuti pelatihan secara sungguh – sungguh, tidak sering bolos, agar ilmu yang didapat dari pelatihan dapat dipergunakan untuk membuka usaha sendiri, maupun bekal kerja di Perusahaan lain dan demi menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas. (Adv. Jat)






