Trenggalek, harianlenteraindonesia.co.id
Kabupaten Magetan melalui dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengirimkan perwakilannya mengikuti gelaran Festival Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas, Mandiri dan Sejahtera) Jawa Timur 2022 yang dilaksanakan di anjungan Cerdas Bendungan Tugu kabupaten Trenggalek Jawa Timur . Acara ini gelar selama 3 hari (1-3 November 2022).
Tiga desa wisata yang dikirim kabupaten Magetan adalah desa Genilangit kecamatan Poncol, Jabung kecamatan Panekan dan Simbatan kecamatan Ngutoronadi. Selain mengirimkan anggota Pokdarwis selaku pengelola desa tersebut dinas Parbud juga menggandeng para pelaku UMKM dari desa wisata Magetan agar ditampilkan diacara Dewi Cemara ini. Diantaranya batik Ciprat Langitan Simbatan, Madu asli Jabung, batik Genilangit, batik Soco, dan puluhan produk unggulan Magetan lainnya.
Joko Trihono Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Magetan menjelaskan “Kita apresiasi teman teman yang mengikuti Dewi Cemara tahun 2022 dengan harapan bisa memberikan support kepada desa lain. Dengan mengirimkan 3 desa yang ada kedepan kita harapkan desa wisata tersebut bisa berkelanjutan dan tetap hidup dengan memberikan inovasi yang terus menerus agar harapan teman teman desa wisata bisa terwujud. Tentunya dengan mengedepankan partisipasi masyarakat yang ada karena roh wisata adalah partisipatif ” Jelasnya.

Sementara itu Eka Raditya Kabid Pengelolaan Pariwisata dinas Parbud Magetan menambahkan ” Dalam kegiatan ini kita mengikuti beragam lomba yang digelar oleh panitia diantaranya lomba Virtual tour, lomba stand, lomba penjaga stand. Dengan harapan kedepan bisa memberikan motivasi kepada desa yang lain agar bisa tampil dalam acara seperti ini yang tentunya bisa mengharumkan nama Magetan melalui kiprah desa wisata di Magetan . Alhamdulillah pada kesempatan ini desa Simbatan dan Genilangit mendapatkan apresiasi dari propinsi Jawa Timur dengan mendapatkan bantuan uang pembinaan sarana produktif pariwisata untuk Genilangit dan fasilitasi edukasi peningkatan kapasitas pengelolaan desa wisata untuk desa Simbatan atas prestasi mereka selama ini. Kita harapkan desa wisata yang lain bisa memacu semangatnya dalam mengembangkan desa wisata sesuai potensi dan karakteristik masing masing desa “pungkasnya.
Dengan mengambil penataan stand yang menarik para pengunjung antusias memadati stand kabupaten Magetan. Pengunjung yang sebagian besar warga Trenggalek ini penasaran dengan batik Ciprat karya teman teman disabilitas Sambung Roso desa Simbatan. Banyak diantara mereka yang tidak percaya benarkah itu karya disabilitas. Dengan menggadeng Mas Be salah seorang disabilitas yang berkarya di Sambung Roso mereka baru percaya. Itulah keunikan desa Simbatan dengan batik khasnya. Video kegiatan ini bisa di klik di di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.






