INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id
Bupati Indramayu Nina Agustina resmi melantik secara langsung Direktur Utama Perumda Tirta Darma Ayu A.S periode 2021 – 2026 pada hari Kamis (04/11/21) di pendopo kabupaten Indramayu.
Menurut keterangan Ketua Tim Penguji atau Panitia Seleksi (pansel) M.K saat dikonfirmasi oleh awak media di ruangan kerjanya (05/11/21) mengatakan bahwa pelantikan Direktur Utama Perumda Tirta Darma Ayu sudah sesuai aturan dengan proses seleksi yang dibuat oleh panitia seleksi dan Dirut yang baru mengikuti prosedur seleksi secara online.
” Pelantikan Dirut Perumda Tirta Darma Ayu yang baru sudah sesuai dengan aturan, Dirut yang baru bukan dari luar peserta, melainkan peserta yang lolos seleksi juga, beliau mengikuti proses seleksi secara online dan tidak ada seleksi secara langsung, dipilihnya Dirut yang kemaren dilantik sudah menjadi hak prerogatif Bupati, kami hanya diminta menyodorkan nama peserta yang lolos, yang tadinya 3 (tiga) orang sedangkan Bupati meminta 5 (lima) calon, artinya ada tambahan nama calon yang akan dipilih Bupati.” Ucap M.
Namun ada hal yang tidak terduga keluar dari mulut Ketua Panitia Seleksi ini ketika awak media menanyakan Sumber Dana dan Total nominal anggaran yang dikeluarkan untuk proses seleksi Dirut Perumda Tirta Darma Ayu sampai dengan biaya pelantikannya, M mengatakan bahwa Honorarium dirinya sebagai ketua panitia seleksi (pansel) sangat tidak sepadan dengan tenaga dan pikiran yang dikeluarkannya, sementara sumber dana berasal dari Perumda Tirta Darma Ayu sendiri dan nominalnya sekitar 150 juta (seratus lima puluh juta rupiah).
” Sumber dana buat biaya pelantikan berasal dari BUMD itu sendiri (Perumda Tirta Darma Ayu), sekitar 150 juta (seratus lima puluh juta rupiah) sampai dengan biaya pelantikannya sudah termasuk, kecil sekali menurut saya dan honor saya pun cuman dapat 5 juta (lima juta rupiah) saja, gak sebanding dengan tenaga dan pikiran yang dikeluarkan, dapat capek dan pusingnya saja”. Tambah M.
Sementara itu pihak Perumda Tirta Darma Ayu melalui Humas nya B.S mengatakan saat dikonfirmasi awak media di ruangan kerjanya (08/11/21) bahwa dirinya tidak mengetahui sumber anggaran untuk alokasi proses seleksi Dirut yang baru.
” Saya tidak mengetahui sumber dananya apalagi besaran nominal yang dialokasikan buat proses seleksi Dirut yang baru, tidak ada konfirmasi atau sosialisasi baik dari internal Perumda maupun dari pihak Kepala Daerah selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).” Ucapnya.
Ditambahkan oleh Budhi bahwa terkait sumber dana proses seleksi Dirut Perumda yang baru pihak DPRD juga rencananya akan memanggil Pansel untuk diminta pertanggungjawabannya, ” yang pasti dan yang saya ketahui tetapi benar atau tidaknya nanti saya akan konfirmasi ke Direktur umum (Dirum), logikanya kan kalau Perumda itu domain nya kan Pemda sebagai kuasa pemilik modal (KPM) artinya dari pihak pemerintah daerah yang menyediakan anggaran dan memilih siapa panselnya, kami hanya menerima siapapun yang jadi Direkturnya itulah pimpinan kami, siapapun itu pastinyalah yang terbaik yang dipilih oleh Bupati Indramayu.” Tutup B.





