Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Air Minum pada tanggal 28 Januari 2021 lalu luncurkan buku tentang kinerja kinerja terhadap 387 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ) Air Minum di seluruh Indonesia.
Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, dikelola peringkat 3 tingkat Nasional pada Kelompok Jumlah Pelanggan> 100.000 SR dengan nilai 4,10, setelah Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang dan Perumdam Tirta Raharja Kabupaten Bandung, yang memiliki nilai masing-masing 4, 28 dan 4,13.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Syamsul Hadi menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kabupaten Malang, meski ditengah pandemi COVID 19.
“Alhamdulillah, prestasi ini berkat kerja keras teman-teman yang telah membuahkan hasil, dengan kenaikan peringkat 3 peringkat. Tahun 2019 lalu kami berada di peringkat ke-6, dan tahun 2020 kemarin kami berhasil naik peringkat ke-3 Nasional, ”ungkapnya, Senin (1/2).
Menurut Syamsul, menurut keputusan Ditjen Cipta Karya PUPR berdasarkan penilaian kinerja BUMD Air Minum atau Perumda atas empat aspek, yakni tentang keuangan, pelayanan, Operasional, dan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Ada empat aspek dalam produksi itu, tapi untuk aspek SDM ada 18 indikator kinerja, salah satunya tentang pelayanan dan inovasi baru,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Syamsul, berharap dengan hasil penilaian kinerja ini dapat memotivasi seluruh pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan untuk meningkatkan lagi semangat dalam melayani masyarakat, dan membangun inovasi baru, agar dapat memperoleh yang lebih baik lagi.
“Dalam pesanan itu, kami memiliki nilai 4,10, tentunya sebagai perusahaan yang kini dalam kondisi sehat. Apalagi, kami memiliki pelanggan terbesar mencapai 133, 987 pelanggan, salah satu aspek yang membuat Perumda Kanjuruhan masuk urutan ke tiga, ”terangnya.
Dengan begitu, tambah Syamsul, Perumda Tirta Kanjuruhan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan sistem pembangunan Penyediaan Air Minum (SPAM) yang akan dilakukan di tahun 2021 ini, agar dapat mengatasi kekeringan yang kerap melanda di enam kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Bantur, Pagak, Donomulyo, Subermanjing Wetan, Gedangan, dan Kalipare.
“Untuk pembangunan SPAM itu rencananya akan dikerjakan selama dua tahun, targetnya tahun 2023 sudah mulai dapat difungsikan. Sumber air yang dimanfaatkan untuk kebutuhan air baku SPAM tersebut, akan ambilkan dari aliran Sungai Lesti di kawasan Malang Selatan, yang anggarannya kita siapkan sebesar Rp 500 miliar, ”tukasnya.
Sebagai informasi, dalam buku tentang produksi kinerja terhadap 387 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum di seluruh Indonesia yang dikeluarkan oleh Ditjen Cipta Karya PUPR tersebut di urutan pertama dengan pelanggan yang paling rendah yaitu Perumda Tirta Karta Raharja Kabupaten Tangerang yang mencapai 149.011 pelanggan, dan urutan kedua Perumda Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang kini memiliki 103.499 pelanggan, serta Perumda Tirta Kanjuruhan dengan jumlah pelanggan yang mencapai 133, 987 pelanggan.
Sedangkan, buku yang diluncurkan oleh Ditjen Cipta Karya PUPR merupakan hasil kerjasama dengan Badan Peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) dan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP). (M.yus)






