Pemkab Banyuwangi Archives - Harian Lentera Indonesia https://harianlenteraindonesia.co.id/tag/pemkab-banyuwangi/ Objectif & Akurat Thu, 16 Sep 2021 04:57:46 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://harianlenteraindonesia.co.id/wp-content/uploads/2020/10/vavicon-Li-60x60.png Pemkab Banyuwangi Archives - Harian Lentera Indonesia https://harianlenteraindonesia.co.id/tag/pemkab-banyuwangi/ 32 32 Tinjau Vaksinasi di Desa Tegaldlimo, Wabup Sugirah Kembali Himbau Disiplin Prokes https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/09/16/tinjau-vaksinasi-di-desa-tegaldlimo-wabup-sugirah-kembali-imbau-disiplin-prokes/ Thu, 16 Sep 2021 01:38:19 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=19601 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Gotong royong dalam percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mewujudkan kekebalan komunal (herd imunity) terus […]

The post Tinjau Vaksinasi di Desa Tegaldlimo, Wabup Sugirah Kembali Himbau Disiplin Prokes appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Gotong royong dalam percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mewujudkan kekebalan komunal (herd imunity) terus dilakukan Pemkab Banyuwangi bareng dengan berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya kegiatan vaksinasi Covid-19, yang berlangsung kantor Desa Tegaldllimo Kecamatan Tegaldlimo, Rabu (15/9/2021). Hadir dalam pelaksanaan vaksin tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah dan anggota DPR RI dari Fraksi PPP, Anas Tohir.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terus bergandengan tangan melakukan percepatan vaksinasi di Banyuwangi. Termasuk Pak Anas Tohir yang kali ini menyediakan ribuan dosis vaksin yang diprioritaskan untuk warga-warga desa yang tinggal di wilayah perbatasan,” kata Sugirah.

Sugirah pun mengingatkan kembali warga untuk melakukan suntikan dosis 2 di fasilitas kesehatan terdekat.

“Jangan lupa dosis 2 nya diingat tanggalnya, lalu segera hubungi puskesmas. Juga jangan lupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi bepergian. Meskipun sudah divaksin kita harus taat prokes, karena 90 persen penularan virus terjadi karena kita lali dengan prokes,” jelasnya.

Selain di DesaTegaldlimo, vaksinasi juga digelar serentak di Desa Wringinputih Kecamatan Muncar, Desa Sumberasri Kecamatan Puwoharjo, Desa Kesilir Kecamatan Suliragung.

Sementara itu, Anas Tohir mengatakan, pihaknya menyediakan stok 7000 dosis vaksin Astrazeneca yang akan disebar di seluruh kecamatan Banyuwangi, khususnya pada wilayah pelosok desa yang belum tercover vaksinasi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada warga yang antusias mengikuti vaksinasi ini, karena ini bagian partisipasi masyarakat untuk melawan covid hingga kita merdeka dari virus covid 19. Semoga ikhtiar ini menjadikan indonesia khususnya banyuwangi zero covid,” kata Anas.

Anas kembali mengingatkan agar warga senantiasa menjaga disiplin protokol kesehatan dengan ketat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada warga yang antusias mengikuti vaksinasi ini, karena menurut saya ini merupakan bagian partisipasi masyarakat untuk melawan covid hingga kita merdeka dari virus covid 19. Semoga ikhtiar ini menjadikan Indonesia khususnya banyuwangi zero covid,” katanya.

The post Tinjau Vaksinasi di Desa Tegaldlimo, Wabup Sugirah Kembali Himbau Disiplin Prokes appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Sudah 550.000 Warga Disuntik Dosis 1, Bupati Ipuk Gandeng Lintas Elemen Pacu Vaksinasi https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/08/30/sudah-550-000-warga-disuntik-dosis-1-bupati-ipuk-gandeng-lintas-elemen-pacu-vaksinasi/ Mon, 30 Aug 2021 12:47:55 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=18934 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Pemkab Banyuwangi terus memacu pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Berbagai elemen masyarakat digandeng untuk akselerasi […]

The post Sudah 550.000 Warga Disuntik Dosis 1, Bupati Ipuk Gandeng Lintas Elemen Pacu Vaksinasi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Pemkab Banyuwangi terus memacu pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Berbagai elemen masyarakat digandeng untuk akselerasi vaksinasi. Per 28 Agustus 2021, tercatat sebanyak 550.175 warga telah mendapat vaksin dosis pertama, 222.399 orang mendapat vaksin dosis kedua, dan 4.569 tenaga kesehatan (Nakes) mendapat suntikan dosis ketiga.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, akselerasi vaksinasi terus dilakukan. Rata-rata jumlah vaksinasi setiap hari juga meningkat. Misalnya, pada pada 23 hingga 28 Agustus terdapat 65.339 orang divaksin di Banyuwangi, sehingga rata-rata tiap hari terdapat sekitar 10.800 orang divaksin.

Semua itu, lanjut Ipuk, adalah dukungan dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim yang terus memberi tambahan alokasi vaksin untuk Banyuwangi.

”Terima kasih seluruh tenaga kesehatan, TNI, Polri, organisasi keagamaan, partai politik, organisasi dunia usaha, lembaga pendidikan, PKK, relawan, dan berbagai elemen lainnya, yang bahu-membahu menyukseskan vaksinasi. Tentu juga kepada warga yang telah antusias divaksin,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau vaksinasi di Balai Desa Purwoharjo, Senin (30/8/21).

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, angka 550.175 dosis 1 tersebut setara 41,05 persen dari target sasaran warga sebesar 1,34 juta jiwa. Untuk tingkat kabupaten, capaian persentase vaksinasi Banyuwagi merupakan yang terbesar kedua di Jatim.

“Vaksinasi ini adalah usaha kita bersama untuk melindungi warga, karena vaksinasi terbukti mampu menurunkan risiko keparahan dan kematian pada pasien yang terpapar. Kita aka terus percepat vaksinasi, dan baru saja kita rekrut tambahan 70 relawan tenaga kesehatan untuk memacu vaksinasi,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Purwoharjo, Sri Wahyuning, menjelaskan, kader PKK di desanya sangat aktif membantu pelaksanaan vaksin. Selama lima kali pelaksanaan vaksinasi di desa tersebut, PKK terlibat aktif membantu petugas puskemas.

“Dari awal kami sudah menawarkan untuk bisa membantu. Mulai dari mencatat warga peserta vaksin, sampai mengajak aktif warga untuk vaksin. Pokoknya apa yang bisa kami lakukan, akan kami bantu,” kata Sri.

Saat ini, imbuh Ipuk, , pihaknya terus mengajukan tambahan alokasi vaksin baik untuk dosis 1 maupun 2. Salah satunya untuk mempercepat vaksinasi remaja usia 12-17 tahun.

”Beberapa sekolah sudah mulai suntikkan dosis 1, bertahap untuk dosis 2. Beberapa hari ini akan saya cek langsung ke sekolah-sekolah. Ini persiapan menyambut pembelajaran tatap muka, yang InsyaAllah kembali kita buka bertahap terbatas bila nantinya level PPKM Banyuwangi menurun,” papar Ipuk.

Berdasarkan data Dinkes, papar dr Rio, pelajar berusia 12-17 tahun yang telah dilakukan vaksin dosis 1 sebanyak 50.333, dan 7.603 orang di antaranya telah menerima dosis kedua.

The post Sudah 550.000 Warga Disuntik Dosis 1, Bupati Ipuk Gandeng Lintas Elemen Pacu Vaksinasi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Pemkab Banyuwangi Menggandeng Kampus, Goyong Royong Hadapi Pandemi https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/08/05/pemkab-banyuwangi-menggandeng-kampus-goyong-royong-hadapi-pandemi/ Thu, 05 Aug 2021 05:02:36 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=18260 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Pemkab Banyuwangi terus melakukan konsolidasi dengan berbagai stakeholder dalam penanganan pandemi Covid-19. Salah […]

The post Pemkab Banyuwangi Menggandeng Kampus, Goyong Royong Hadapi Pandemi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Pemkab Banyuwangi terus melakukan konsolidasi dengan berbagai stakeholder dalam penanganan pandemi Covid-19. Salah satunya dengan menggandeng kampus-kampus di Banyuwangi.

“Situasi memang sedang memprihatinkan. Semua terdampak pandemi. Insya Allah dengan kebersamaan semua pihak, kita bisa menghadapi pandemi ini,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam virtual meeting bersama pimpinan kampus di Banyuwangi awal pekan ini. Hadir di antaranya Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Dr. Andang Subariyanto, Rektor IAI Ibrahimy Genteng Dr. KH. Kholilurrahman, Rektor IAI Darussalam Dr. KH. Munib Syafaat, Rektor STIKES Banyuwangi Dr. Soekardjo, Koordinator Direktur PSDKAU Unair Banyuwangi Prof. Dr. H. Widi Hidayat, dan Wakil Direktur I Politeknik Negeri Banyuwangi Dedy Hidayat Kusuma, S.T., M.Sc.

Selain itu, juga terdapat pimpinan dari Universitas PGRI Banyuwangi, STIKOM PGRI Banyuwangi, Rektor Universitas Bakti Indonesia Banyuwangi, STAI Blambangan, Politeknik Mas Ami Internasional Banyuwangi, Akademi Kesehatan Rustida Glenmore, dan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Banyuwangi.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk meminta pihak kampus untuk turut mengambil peran penanganan covid-19, termasuk pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi.

“Untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini, harus ada keterlibatan semua pihak. Termasuk juga pihak kampus. Bagaimana bisa terlibat mengambil peran,” ungkap Ipuk.

Keterlibatan tersebut, lanjut Ipuk, bisa dalam bidang-bidang medis maupun non-medis untuk membantu proses pelaksanaan vaksinasi.

“Misalnya mahasiswa STIKES semester akhir bisa membantu proses pengawasan pasien isoman maupun di tempat isolasi terpusat. Mereka juga bisa dilibatkan membantu pelaksanaan vaksinasi, misalnya terkait pendataannya. Tentu ini akan meringankan kerja tim medis,” ujar Ipuk.

Penanganan non medis, Ipuk juga berharap kampus beserta mahasiswanya terlibat dalam masalah sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan di kalangan masyarakat. “Bisa saja edukasi pada warga tentang covid 19 dan itu dimasukkan materi wajib selama KKN,” ujar Ipuk.

Ipuk juga menjelaskan bahwa telah melibatkan mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas dalam pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi. Mereka menjadi petugas entry data vaksinasi.

“Vaksinasi itu kan harus didata. Selama ini, semuanya dilakukan oleh tim medis. Dengan dilibatkan mahasiswa, ini sangat meringankan kerja tim medis. Sehingga tenaga medisnya bisa dikerahkan untuk menjadi tenaga vaksinasi semua. Jadi, lebih optimal,” imbuh Ipuk.

Tawaran dari Bupati Ipuk tersebut langsung disambut antusias oleh para pimpinan perguruan tinggi tersebut. Salah satunya dari Rektor Untag Banyuwangi Andang Subariyanto. “Kami mengapresiasi inisiatif dari ibu bupati. Kami dengan senang hati bisa bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi untuk bersama-sama menanggulangi pandemi ini. Kami ajak mahasiswa kami untuk banyak terlibat,” ujar Andang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Direktur I Politeknik Negeri Banyuwangi Dedy Hidayat Kusuma. “Kami siap untuk mengerahkan mahasiswa kami sebagai relawan jika memang dibutuhkan dalam program-program Pemkab Banyuwangi,” tegasnya.

The post Pemkab Banyuwangi Menggandeng Kampus, Goyong Royong Hadapi Pandemi appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Warga Banyuwangi Yang Tak Terdaftar DTKS Kini Mendapatkan Bansos dari Kemensos https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/08/04/warga-banyuwangi-yang-tak-terdaftar-dtks-kini-mendapatkan-bansos-dari-kemensos/ Wed, 04 Aug 2021 07:40:44 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=18187 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan sosial sembako untuk warga yang tidak terdaftar pada […]

The post Warga Banyuwangi Yang Tak Terdaftar DTKS Kini Mendapatkan Bansos dari Kemensos appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan sosial sembako untuk warga yang tidak terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Salah satunya termasuk bansos yang berasal dari Kementerian Sosial.

Kali ini sasaran penerima adalah 3.000 warga yang berasal dari pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku seni, supir angkot, dan para karyawan toko, yang terdampak PPKM. Bansos diserahkan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, Rabu (4/8/21).

Ipuk menjelaskan, penerima bansos dari Kemensos ini merupakan warga yang belum terdata dalam DTKS dan belum pernah mendapatkan bantuan lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial (BST), BLT Desa, bansos dari APBD dan lainnya.

“Banyak kalangan yang terdampak dari PPKM ini. Seperti pelaku wisata, karena destinasi wisata harus tutup selama PPKM pendapatan mereka tentu menurun. Terima kasih Menteri Sosial Ibu Tri Rismaharini yang telah menambah 3.000 paket bansos ini,” kata Ipuk.

Ipuk juga meminta kepada Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi agar mereka bisa didata dan dimasukkan ke dalam DTKS.

“Saya tadi minta agar mereka bisa dimasukkan ke dalam DTKS. Karena mungkin dulu mereka ini masih terhitung sebagai orang mampu, namun karena efek covid dan PPKM akhirnya menjadi orang yang kurang mampu. Sehingga dengan masuk DTKS, ke depan bisa lebih mudah terjangkau program bantuan pemerintah,” ujar Ipuk.

Salah satu penerima bansos, Mustaqbilal (40), pelaku seni pemahat barong senang mendapat perhatian dari pemerintah. Mustaqbilal merupakan penerima bansos yang juga seorang difabel. “Alhamdulillah saya mendapatkan bantuan. Bisa mengurangi beban sehari-hari,” katanya.

Penerima bansos lainnya, Citra Quratun, pegawai salah satu pasar modern berharap kondisi bisa segera pulih. “Semoga kondisi segera pulih, dan kami bisa bekerja lagi,” kata Citra yang saat ini bekerja sampingan makanan olahan selama PPKM.

The post Warga Banyuwangi Yang Tak Terdaftar DTKS Kini Mendapatkan Bansos dari Kemensos appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Ratusan Pengemudi Ojol di Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dari Pemkab https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/08/04/ratusan-pengemudi-ojol-di-banyuwangi-dapat-bantuan-beras-dari-pemkab/ Wed, 04 Aug 2021 06:40:54 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=18183 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat […]

The post Ratusan Pengemudi Ojol di Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dari Pemkab appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Kali ini, ratusan pengemudi transportasi online mendapat bantuan beras. Selasa, 03 Agustus 2021.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara simbolis menyerahkan langsung bantuan kepada 199 ojol, Selasa (3/8/21). Ipuk berharap perhatian kecil dari pemerintah ini bisa meringankan beban warga terdampak.

“Mohon jangan dilihat nominalnya. Mungkin bantuan ini tidak seberapa, namun kami berharap bantuan kecil dari pemerintah ini bisa sedikit meringankan beban para mitra pengemudi jasa transportasi online yang terdampak PPKM,” kata Ipuk.

”PPKM Level 4 ini merupakan keputusan pemerintah untuk menahan laju penyebaran virus corona di Indonesia. Memang situasi ini sulit. Hampir tidak ada yang tidak terdampak, pun pendapatan dan belanja pemerintah juga turun,” imbuh Ipuk.

Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini menjelaskan, 199 driver ojol tersebut berasal dari 9 komunitas ojol dan taxi online. Di antaranya, PDOB, lare online selatan (LOS), arek online selatan (AOS), planet commando, guyup rukun Banyuwangi, Gorilas, Alomagada, IDB, dan gandrung.

“Setelah diverifikasi, ada 199 ojol yang terdaftar. Masing-masing menerima bantuan beras sebesar 10 kg,” kata Henik.

Salah satu penerima, Erik Mardiyanto mengaku penghasilannya berkurang drastis sejak PPKM diberlakukan. “Turun 50 persen lebih. Biasanya dapat Rp400 ribu per hari, sekarang bisa dapat Rp. 150 ribu saja sudah bersyukur. Itupun belum dipotong BBM,” kata Erik, yang biasa menunggu penumpang di kawasan Stadion Diponegoro.

“Semoga situasi sulit ini segera berakhir, bangsa kita semua tetap sehat,” imbuh Erik.

The post Ratusan Pengemudi Ojol di Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dari Pemkab appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Kali Ini Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Sembako pada Tukang Pijat di Kapal Penyebrangan https://harianlenteraindonesia.co.id/2021/08/04/kali-ini-pemkab-banyuwangi-salurkan-bantuan-sembako-pada-tukang-pijat-di-kapal-penyeberangan/ Wed, 04 Aug 2021 02:30:27 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=18175 Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id Kabupaten Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat […]

The post Kali Ini Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Sembako pada Tukang Pijat di Kapal Penyebrangan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Kabupaten Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Jawa-Bali. Kali ini Banyuwangi menyerahkan bantuan 510 kg beras kepada puluhan tukang pijat yang tergabung dalam paguyuban pijat nusantara (PPN).

PPKM memberikan dampak banyak pihak termasuk para terapist (tukang pijat) yang biasa beroperasi di Selat Bali pada ASDP penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali). PPKM menyebabkan penurunan penumpang yang signifikan bagi jasa angkutan transportasi laut.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan langsung bantuan di halaman Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabuaten Banyuwangi, Senin (2/8/21). Ipuk berharap perhatian kecil dari pemerintah ini bisa meringankan beban para tukang pijat yang terdampak.

“Bantuan ini tidak seberapa. Tidak bisa mengganti penghasilan para tukang pijat yang hilang karena sepinya penumpang selama masa PPKM. Mohon tetap bersabar, semoga bantuan kecil dari pemerintah ini bisa sedikit meringankan beban Bapak-Bapak. Mari terus berdoa agar pandemi segera berakhir,” kata Ipuk.

“Jika nanti penyeberangan sudah normal kembali, mohon tetap patuhi Protokol Kesehatan demi keselamatan semuanya. Bagi yang belum vaksin, jangan lupa segera vaksin agar selalu sehat. Mari jaga diri dan keluarga masing-masing,” ujarnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini menjelaskan, masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras.

“Beras yang disalurkan tersebut merupakan hasil donasi ASN Banyuwangi dari gerakan Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM yang pada bulan Juli lalu mengerahkan seluruh ASN untuk belanja sembako, terutama beras untuk diberikan kepada warga terdampak,” kata Henik. Total donasi yang terkumpul sebanyak 51 ton.

Salah seorang penerima bantuan, Agus Mangku Sasmito merasa senang atas bantuan tersebut. Dia mengaku pendapatannya menurun drastis sejak PPKM level 4 dilaksanakan. “Kadang dapat (uang), kadang tidak. Alhamdulillah ada perhatian dari pemerintah. Dapat bantuan beras 10 kg,” kata Agus.

The post Kali Ini Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Sembako pada Tukang Pijat di Kapal Penyebrangan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>