Pengadaan Barang dan Jasa di Salah Satu Kementerian Juga Merugikan Perusahaan

  • Whatsapp

Advokat Rapen Sinaga adakan acara konferensi pers pangadaan barang dan jasa di pemerintahan perhubungan di Jakarta. (Foto : Frans Doli – Lentera Indonesia)

Jakarta, harianlenteraindonesia.co.id

“Kita sama – sama untuk mengawasi proses tender atau pengadaan barang jasa pemerintah.
Dimana kami selaku kuasa hukum perusahaan selalu mengikuti tender pengadaan barang dan jasa melalui aplikasi LPSE yaitu layanan pengadaan secara elektronik yang sering menghadapi permasalahan yang sangat merugikan perusahaan”. Hal ini dijelaskan Advokat Rapen Sinaga kepada Lentera Indonesia baru – baru ini di Jakarta.

Dikatakan Rapen Sinaga, hal ini terlihat dari klien kami pada pengadaan barang dan jasa dilingkungan Kementerian Perhubungan RI (Kemenperhub RI). Faktanya kata Rapen, klien kami sebagai penawar harga terendah dari seluruh peserta tender malah dikalahkan oleh perusahaan yang penawarannya lebih tinggi.

Kemudian lanjutnya, belum lagi pokja yang merubah – ubah jadwal proses pengadaan yang seharusnya sudah disusun. Kemudian ketika klien kami menang dalam tender justru diperlambat oleh PPK dengan tidak dikeluarkannya SPPBJ surat penunjukkan penyedia barang dan jasa yang menjadi kewajibannya, tandasnya. (Frans Doli – Lentera Indonesia)

Pos terkait